October 26, 2020

2019 Rugi USD 12,7 Juta, Energi Mega Persada (ENRG) Raih Laba USD 28 Juta di 2019


Businesstoday.id, Jakarta – PT Energi Mega Persada (ENRG) hingga akhir 2019 berhasil membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD28 juta,dibandingkan tahun sebelumnya yang merugi USD12,7 juta.

Hal itu disebabkan kenaikan pendapatan pada 2019 hingga 22 persen dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya.

Berdasarkan laporan keuangan 2019 yang disampaikan ke BEI Selasa (31/3/2020) disebutkan, perseroan membukukan pendapatan sebesar USD334,34 juta, naik daripada pendapatan pada 2018 sebesar USD273,46 juta.

Selain itu, perseroan berhasil menekan beban pokok penjualan menjadi sebesar USD176 juta sehingga laba kotor berhasil melonjak 107,9 persen menjadi USD157,5 juta.

Dengan demikian, meskipun beban usaha pada 2019 naik 55,4 persen menjadi USD16 juta, namun membukukan kenaikan laba usaha menjadi USD141 juta atau lebih tinggi 116 persen daripada perolehan 2018 sebesar USD65,28 juta.

Beban lain-lainnya, perseroan mencatatkan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD28 juta, berbanding terbalik dari perolehan tahun sebelumnya yang merugi USD12,7 juta.

Chief Financial Officer Energi Mega Persada Edoardus Ardianto mengatakan bahwa keberhasilan perseroan untuk mencatatkan kinerja yang positif tahun ini didorong oleh kinerja produksi yang baik pada tahun lalu.

“Kami juga terus melunasi hutang perseroan yang berhasil turun 32 persen dan berdampak pada penurunan beban bunga dan likuiditas perseroan,” ujar Edoardus dalam rilisnya, Selasa (31/3/2020).

Adapun, total liabilitas perseroan pada 2019 sebesar USD573 juta, turun 32 persen dibandingkan dengan liabilitas pada 2018 sebesar USD645 juta. Dari total liabilitas tersebut, liabilitas jangka pendek sebesar USD401,8 juta dan liabilitas jangka panjang sebesar USD171,45 juta. (emi)</strong


Leave a Reply

Your email address will not be published.