BISNISPOST.COM – Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meminta para pemangku kepentingan di eksekutif, membuka ruang dengan adil pada Pemilu 2024.
“Jangan sampai seolah-olah ada yang diberikan dukungan langsung maupun tidak langsung, tapi ada yang dihalang-halangi.”
“Atau tidak diharapkan untuk bisa maju, untuk tidak bisa membangun koalisi,” katanya di Jakarta, Senin malam 15 Mei 2023.
“Kami sepakat, bahwa sebaiknya dan sepatutnya menghadapi pemilu 2024, dibuka ruang bagi setiap individu setiap warga negara yang sama dan adil,” ungkapnya.
Baca Juga:
Calon Presiden Prabowo Subianto Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih, Kekuasaan Ada di Tangan Rakyat
Survei SPIN: Prabowo – Gibran Unggul Elektabilitas 43 Persen vs Ganjar – Mahfud dan Anies – Muhaimin
Menurut dia, setiap warga punya hak, baik untuk memilih maupun hak untuk dipilih.
Baca artikel menarik lainnya di sini: Mahfud MD, Sandiaga Uno, dan Arsjad Rasjid Disebut Budi Arie Setiadi Sebagai Calon Wapres Potensial
Seharusnya kata dia, siapapun yang terpilih berarti itu merupakan keinginan atau kehendak dari masyarakat.
“Pemilu diadakan untuk menghasilkan para pemimpin yang merupakan keinginan rakyat,” ujarnya.
Baca Juga:
Upaya Menciptakan Kesejahteraan Bukanlah Hal Muudah yang Bisa Dilakukan oleh Segelintir Pihak
Program Hilirisasi Mutlak Dilakukan, Prabowo Subianto: Perlu Investasi Pendidikan yang Besar
Hal itu disampaikan AHY, usai bertemu Wakil Presiden ke-10 dan 12 Jusuf Kalla di kediaman JK, Jalan Brawijaya, Jakarta.
Terkait kunjungan AHY, Jusuf Kalla mengatakan pertemuan sekitar satu jam itu sebatas berdiskusi dan silaturahmi dan membicarakan tentang Indonesia ke depan.***