Amarah Bisa Jadi Bumerang Bagi Wilder

- Pewarta

Minggu, 23 Februari 2020 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertarungan juara bertahan Deontay Wilder vs Tyson Fury (Foto : Newyorkpost.com)

Pertarungan juara bertahan Deontay Wilder vs Tyson Fury (Foto : Newyorkpost.com)

Oleh : M. Nigara, pengamat tinju

Kontroversi hasil pertarungan pertama, juara bertahan Deontay Wilder vs Tyson Fury (1/12/2018), masih jadi bahan yang membuat hati sang juara dunia kelas berat versi WBC itu tak nyaman. Berulangkali Wilder marah dengan pernyataan itu.

Sementara Fury yang saat ini menempati peringkat 1 di WBC, terkesan lebih santai. Meski demikian bukan berarti Fury bisa mengulang penampilannya seperti laga pertamanya itu.

Hiperbola
Banyak pakar yang melihat bahwa bobot pukulan Wilder jauh lebih berat ketimbang sang penantangnya Fury. Selain itu, sikap hiperbola Wilder akan menjadi ancaman utama sang lawan.

Artinya, jika Wilder mampu menekan amarahnya, maka dapat diperkirakan Fury meski lebih jangkung 5 centi (2.06 m) dan bobot lebih berat 19 kg, tak aman. Kita tahu jika Wilder sudah mekepaskan pukulan, ia akan melakukannya secara bertubi-tubi tanpa jeda. Hal itu yang disebut sebagai hiperbola dan membahayakan setiap lawannya.

Tapi, para analis mengatakan speed Fury lebih baik. Artinya, sebelum ia dibombardir, ia akan menutup dengan pukulan-pukulan yang cepat. Secara teknik, Fury juga dianggap lebih baik.

Wilder sendiri dinilai memiliki pertaganan yang lebih ketat dibanding Fury. Artinya, Wilder bisa mengatasinya.

Jadi, jika Wilder mampu menekan amarahnya, maka diyakini petinju asal Tuscaloosa, Alabama itu bisa memengalahkan petinju asal Manchester Inggris. Tapi jika tidak, maka amarahnya bisa jadi bumerang.

Pasar taruhan menuliskan 55-45 untuk sang juara. Selain itu 30 persen kemenangan bisa diraih dengan TKO/KO, 20 persen kembali draw dan susanya kemenangan angka.

Untuk itu, jangan lewatkan Ahad (23/2/20), jam o9.oo hanya di tvone. (*)

Berita Terkait

DjuraganSosmed: Solusi Pemasaran Melalui Media Sosial yang Terjangkau dan Efektif
DjuraganSosmed Menawarkan Solusi Optimalisasi Pemasaran di Media Sosial
Keindahan dan Fungsionalitas Kanopi Transparan
Indonesia Dikuasai Oligarki Politik dan Oligarki Ekonomi, Sudah Saatnya Rakyat Mengambil Sikap
Densus 88 Antiteror: Dulu Narapidana Narkoba, Sekarang Tersangka Tindak Pidana Terorisme
Tahun Baru Imlek 2023, Mal Kelapa Gading Suguhkan Dekorasi Khas Imlek dan Atraksi Barongsai
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Tolak Sistem Proporsional Tertutup dalam Pemilu 2024
Netty Aher Soal Perppu Tentang Cipta Kerja, Akal-akalan Pemerintah untuk Telikung Putusan MK
Jasasiaranpers.com dan media online ini mendukung program manajemen reputasi melalui publikasi press release untuk institusi, organisasi dan merek/brand produk. Manajemen reputasi juga penting bagi kalangan birokrat, politisi, pengusaha, selebriti dan tokoh publik.

Berita Terkait

Rabu, 29 November 2023 - 11:28 WIB

Super Lengkap, Inilah 100-an Portal Berita yang Bermitra dengan Sapu Langit Communications

Senin, 27 November 2023 - 17:31 WIB

Semangat Baru: Pengurus PROPAMI Resmi Dilantik, Siapkan Rencana Kerja Jangka Pendek hingga Panjang

Kamis, 23 November 2023 - 16:48 WIB

CSA Award 2023: Kesuksesan Emiten Terbaik, Penghargaan Menjadi Bukti Kontribusi Besar

Rabu, 8 November 2023 - 18:30 WIB

Pasar Modal Indonesia Semakin Kuat dengan Aturan Ketat OJK

Minggu, 5 November 2023 - 19:14 WIB

LPS Khusus Koperasi: Tuntutan Nurdin Halid

Kamis, 26 Oktober 2023 - 13:24 WIB

Naik Sebesar 12,9 Persen, Laba bersih Perusahaan BUMN pada Semester-I 2023 Mencapai Rp183,9 Triliun

Senin, 16 Oktober 2023 - 22:10 WIB

Industri Pasar Modal: LSP Pelatihan Asesor untuk Peningkatan Kualitas

Selasa, 10 Oktober 2023 - 22:54 WIB

Mengupas Keterkaitan IHSG dan Tahun Politik: Analisis Ketua AAEI, David Sutyanto

Berita Terbaru