November 27, 2020

Ancaman Wabah Berlipat Ganda Jika Negara Terlalu Dini Membuka Aturan Covid-19

Direktur Institut Nasional bagi Alergi dan Penyakit Menular, Dr. Anthony Fauci. (Foto : Instagram @doc.fauci)


Bisnispost.com, Jakarta – Seorang pejabat kesehatan senior AS mengatakan ia akan menyampaikan kepada sebuah komite di Kongres pada hari Selasa (12/5/2020) mengenai bahaya mencabut restriksi terkait virus corona terlalu dini.

Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional bagi Alergi dan Penyakit Menular, mengatakan kepada New York Times, pesan utamanya kepada para anggota Kongres adalah apabila negara melewatkan beberapa poin yang harus dikukuhkan dalam rencana tiga fase Gedung Putih, “maka kita berisiko menghadapi ancaman wabah berlipat ganda di seantero negeri.”

“Ini tidak hanya akan mengakibatkan penderitaan dan kematian yang tidak perlu, tetapi juga benar-benar menimbulkan kemunduran bagi upaya kita untuk kembali normal,” kata Fauci.

Para pejabat kesehatan telah memperingatkan selama berpekan-pekan bahwa melonggarkan pembatasan tinggal di rumah dan mengizinkan bisnis kembali beroperasi terlalu cepat dapat menyebabkan kemunculan kembali kasus-kasus COVID-19, yang membahayakan bagi kesehatan masyarakat maupun upaya pemerintahan Presiden Donald Trump untuk memulai kembali aktivitas ekonomi.

Rencana Gedung Putih menguraikan beberapa rekomendasi bagi negara bagian-negara bagian sewaktu mereka mempertimbangkan cara melonggarkan restriksi, termasuk bahwa mereka harus menunjukkan adanya penurunan dalam jumlah orang yang dites positif virus corona dan penurunan jumlah kasus dalam dua pekan, selain sistem yang kuat dalam pelacakan kontak mereka yang dinyatakan positif terjangkit.

Fauci adalah satu dari empat pejabat senior yang dijadwalkan hadir hari Selasa di hadapan Komite Kesehatan, Pendidikan, Tenaga Kerja dan Pensiun di Senat untuk dengar keterangan bertajuk “Kembali Bekerja dan Sekolah dengan Aman.”

Dr. Robert Redfield, direktur Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Komisioner Badan Pengawas Obat dan Makanan Dr. Stephen Hahn, serta Fauci, memberikan kesaksian dari jarak jauh karena mereka sedang melakukan isolasi mandiri setelah kontak dengan seorang staf Gedung Putih yang pengujian Covid-19-nya menunjukkan hasil positif.

Brett Giroir, salah seorang asisten menteri kesehatan juga dijadwalkan turut dalam pertemuan itu.

Menurut data dari Johns Hopkins University, AS mencatat lebih dari 1,3 juta kasus terkonfirmasi dan 80 ribu kematian. (voa) #mediamelawancovid19