November 29, 2020

Ancol Tutup, Pengelola Kawasan (PJAA) Jadi Rugi Rp 10,37 M pada Kuartal I 2020

Pembangunan Jaya Ancol mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp10,37 miliar. Pembangunan Jaya Ancol (Foto: Instagram @ancoltamanimpian)


Bisnispost.com, Jakarta – PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) hingga kuartal I 2020 mencatatkan kerugian bersih sebesar Rp10,37 miliar, padahal di kuartal I tahun 2019 perseroan masih membukukan Laba bersih sebesar Rp10,88 miliar.

Laporan keungan interim Jaya Ancol yang disampaikan BEI Selasa (12/5/2020) disebutkan perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp 218,83 miliar pada kuartal pertama tahun 2020, pendapatan ini tergerus 17,93 persen jika dibandingkan pendapatan Rp 266,64 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Menyebutkan pendapatan dari tiket dan wahana wisata menyumbang sebesar Rp 150,41 miliar, pendapatan tiket pintu gerbang Rp 47,45 miliar, pendapatan dari hotel dan restoran sebesar Rp 17,52 miliar, dan pendapatan usaha lainnya Rp 51,25 miliar.

Beban pokok pendapatan dan beban langsung tercatat senilai Rp 140,80 miliar atau turun 3,77 persen dari periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 146,32 miliar.Laba bruto dibukukan sebesar Rp 78,03 miliar atau anjlok 35,14 persen dari laba bruto Rp 120,31 miliar pada Kuartal I 2019.

Laba usaha harus tergerus hingga 66,32 persen menjadi Rp17,60 miliar per 31 Maret 2020 dari Rp52,27 miliar pada periode sama tahun sbelumnya.

Sehingga laba per saham  yang pada tahun 2019 masih berada di angka Rp6 per saham kini harus rela di cacatkan rugi Rp6 per saham.

Liabilitas PJAA cenderung naik tipis menjadi Rp1,357 triliun dari Rp1,313 triliun ekuitas turun tipis jadi Rp2,140 triliun dari Rp2,150 triliun.

Total aset pengelola taman impian jaya ancol itu justru naik menjadi Rp4,145 triliun pada kuartal I 2020 dari tital aset akhir 2019 Rp4,095 triliun.

Kas dan setara kas juga harus terkoreksi dalam sekali hingga 69,04 persen menjadi Rp245,43 miliar pada akhir kuartal satu dari akhir tahun 2019 yang masih Rp792,92 miliar.

Sebelumnya, Manajemen PT Pembangunan Jaya Ancol tbk (PJAA) mendukung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menutup sementara tempat hiburan, dan wisata, mengantisipasi penyebaran virus corona (Covid-19). Ancol menutup seluruh unit rekreasi. Namun, 3 unit hotel, Putri Duyung Resort, Hotel Mercure dan Hotel Discovery masih tetap beroperasi sampai pengumuman selanjutnya. Area belanja dan makan di Taman Impian Jaya Ancol juga tetap dibuka. (mit)