October 26, 2020

Bank BJB (BJBR) Sebut Pengabungan Usaha dengan BEKS Sesuai Perundangan

Gedung Bank BJB (BJBR). (Foto: Instagram @sofyansulaeman)


Businesstoday.id, Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) menyatakan proses penggabungan usaha dan melakuan persiapan pelaksanaan uji tuntas atau due deligence atas dengan PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) telah berjalan sesuai dengan ketentuan dan perundangan yang berlaku.

“BJBR akan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku, apabila rencana penggabungan sudah mencapai tahapan yang mengharuskan kami menyampaikan keterbukaan informasi, “ tulis Sekretaris Perusahaan BJBR, Widi Hartoto dalam keterangan resmi, Jumat (24/4//2020).

Sehari sebelumnya, Gubernur Banten, Wahidin Halim dan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil telah menandatangani perjanjian. Kedua pemegang saham pengendali terakhir itu sepakat rencana pengabungan usaha BEKS kedalam BJBR.

Dalam perjanjian itu, BJBR dan BEKS akan melaksanakan kerjasama bisnis. Rincinya, BJBR akan mendukung kebutuhan likuiditas BEKS, antara lain; menempatkan dana line money market dan pembelian aset secara bertahap sesuai dengan persyaratan tertentu.

Dijelaskan, selama proses penggabungan usaha ini, kedua emiten bank ini tetap beroperasi secara normal untuk melayani nasabah.

Tapi setelah selesai penggabungan, maka aset, liabilitas dan ekuitas BEKS akan beralih ke BJBR sesuai dengan ketentuan perundangan. (ten)


Leave a Reply

Your email address will not be published.