October 21, 2020

BI Pertahankan Suku Bunga Acuan 4,5 Persen Sesuai Perkembangan Ekonomi

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo. (Foto : Instagram @pwarjiyo).


Businesstoday.id, Jakarta – Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya. BI 7 Days Repo Rate ditahan pada posisi 4,5persen. Sebelumnya, dalam Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, 18-19 Maret 2020 memutuskan menurunkan BI 7DRRR sebesar 25 basis poin ke posisi 4,5 persen.

Dalam keterangannya yang dikutip Selasa (14/4/2020), Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo mengatakan, Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, 13-14 April 2020 memutuskan untuk mempertahankan BI 7 days reverse repo rate 4,5 persen.

Suku bunga deposit facility dan lending facility juga tetap. Yaitu, Deposit facility 3,75 persen, lending facility 5,25 persen.

Menurut Perry Warjiyo, kebijakan tersebut telah disesuaikan dengan kondisi ekonomi global dan domestik. Kebijakan ini dalam rangka menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dalam ketidakpastian global.

“Keputusan ini perlunya menjaga stabilitas eksternal termasuk stabilitas nilai tukar di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. BI tetap melihat adanya ruang penurunan suku bunga sejalan dengan rendahnya inflasi dan kebutuhan mendorong ekonomi,” katanya.

Kamis (19/3/2020), saat mengumumkan Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, 18-19 Maret 2020, yang memutuskan menurunkan BI 7DRRR sebesar 25 basis poin ke posisi 4,5 persen, Perry Warjiyo mengatakan, keputusan itu dipengaruhi oleh kondisi ekonomi yang tertekan penyebaran pandemi virus corona yang menyebabkan coronavirus disease 2019 (Covid-19). Kondisi ini menyebabkan ketidakpastian pada kinerja pasar keuangan dan menurunkan prospek perekonomian dunia. (emi)


Leave a Reply

Your email address will not be published.