November 26, 2020

Berdayakan Pangan, Koperasi Pesantren di Bandung Jadi Role Model

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki. (Foto : Instagram @kemenkopukm)


Bisnispost.com, Jakarta – Koperasi Pondok Pesantren (Koppontren) Al-Ittifaq dikatakan sebagai salah satu koperasi sektor riil yang bergerak di sektor pangan. Koperasi ini akan dikembangkan sebagai role model.

Sebab menurut Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki, badan pangan dunia (FAO) sudah memprediksikan bahwa dunia akan mengalami krisis pangan. Saat itu, takkan ada lagi negara yang akan menjual produk pangannya.

“Oleh karena itu, selain mendorong gerakan masyarakat untuk menanam tanaman pangan, kita juga harus terus meningkatkan koperasi pangan sebagai bentuk antisipasi datangnya krisis pangan,” kata Teten dalam keterangan tertulis, Senin (22/6/2020).

Hal itu diucapkannya saat mengunjungi Koppontren Al-Ittifaq di kawasan Ciburial, Desa Alamendah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, Minggu (21/6/2020).

“Kemenkop akan mem-backup koperasi atau koppontren seperti itu melalui pembiayaan LPDB-KUMKM. Kita akan memprioritaskan sektor pangan,” ucap Teten.

Dengan sudah menerapkan sistem online, Teten meyakini Koppontren Al-Ittifaq bakal menjadi percontohan bagi koppotren lainnya di Indonesia.

“Karena pesantren ini sudah transformatif, pro teknologi, dan sudah melek IT, kita akan mempercepat transformasi digitalisasi ekonomi, terutama untuk KUMKM,” imbuh Teten.

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang turut hadir dalam acara tersebut mengatakan, bahwa sektor usaha yang sangat terdampak pandemi COVID-19 adalah perdagangan, jasa, dan industri. (dep)