December 2, 2020

BI Karantina Lembar Uang Kertas Rupiah untuk Minimalisasi Covid-19

Bank Indonesia melakukan karantina lembar uang kertas Rupiah. (Foto: Instagram @pikiranrakyat)


Bisnispost.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Widjanarko mengatakan bahwa BI telah melakukan penyediaan uang yang layak edar dan higienis guna meminimalisir penyebaran Covid-19 dengan melakukan karantina lembar uang kertas Rupiah.

“Untuk meminimalisir penyebaran COVID-19, BI melakukan karantina uang Rupiah selama 14 hari sebelum diedarkan,” kata Onny dalam siaran pers yang diterima, Minggu (17/5/2020).

Onny menambahkan, selain melakukan karantina uang Rupiah, dalam meminimalisir penyebaran Covid-19, BI juga menyemprotkan disinfektan pada area perkasan, sarana dan prasarana, serta memerhatikan higienitas SDM dan perangkat pengolahan uang.

Sementara itu, lanjut Onny, dalam rangka menjaga kelancaran dan memfasilitasi kegiatan perekonomian dan kebutuhan masyarakat di tengah upaya penanggulangan pandemi COVID-19 dan khususnya pada periode Ramadan/Idulfitri 1441 H, BI menempuh tiga langkah strategis guna memastikan kelancaran sistem pembayaran nasional.

Pertama, mengimbau masyarakat untuk menggunakan transaksi pembayaran secara nontunai melalui digital banking, uang elektronik, dan QR Code Pembayaran dengan standar QRIS.

Kedua, menjamin keberlangsungan operasional sistem pembayaran BI (tunai dan nontunai) serta sistem pembayaran industri. Hal ini dilakukan antara lain melalui pengurangan waktu operasional, implementasi split operation, dan menyediakan contact center sistem pembayaran bagi industri untuk mempercepat eskalasi isu dalam masa pandemi COVID-19.

Ketiga, menyediakan uang layak edar dalam jumlah yang memadai dan higienis serta layanan penukaran uang di seluruh Indonesia khusus periode Ramadan/Idulfitri 1441 H. (inf)