December 5, 2020

BPD Banten (BEKS) Tunda Rights Issue Hingga Dua Bulan Kedepan, Ini Alasannya

Bank Banten Tunda Rights Issue Hingga dua Bulan Kedepan. (Foto: Instagram @riyancancer)


Bisnispost.com, Jakarta – PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) mengajukan permohonan ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menunda jadwal pelaksanaan penawaran umum terbatas IV alias rights issue untuk jangka waktu maksimal dua bulan.

Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (BEKS) Fahmi Bagus Mahesa menjelaskan, penundaan jadwal pelaksanaan penawaran umum terbatas (PUT) IV penundaan itu dengan mempertimbangkan perkembangan kondisi pasar modal yang sedang menghadapi pandemi COVID-19.

“Perseroan berencana untuk melanjutkan PUT VI setelah Idulfitri namun tetap memperhatikan perkembangan pasar modal saat itu,” jelas Fahmi dalam keterbukaan informasi BEI Rabu (13/5).

Sebelumnya BEKS telah mengantongi restu rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk menerbitkan sebanyak-banyaknya 400 miliar saham baru lewat penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Target dana yang akan diterima perseroan lewat aksi korporasi itu sekitar Rp500 miliar.

Baru-baru ini, BEKS mengumumkan rencana penggabungan usaha dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. (BJBR).

BJBR akan mendukung kebutuhan likuiditas Bank Banten antara lain dengan menempatan dana line money market dan/atau pembelian aset secara bertahap sesuai dengan persyaratan tertentu. (ten)