December 3, 2020

Dirut Baru TVRI Iman Brotoseno Nonaktifkan Akun Media Sosial Pribadi

Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno. (Foto: Instagram @bolasays)


Bisnispost.com, Jakarta – Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno menyatakan akan menonaktifkan sejumlah media sosial milikinya termasuk Twitter, setelah beberapa waktu terakhir cuitan lawasnya menjadi kontroversional.

Dia mengatakan, keputusan ini diambil agar dapat lebih fokus dalam bekerja pada jabatan barunya tersebut.

“Lebih baik saat ini saya memilih menonaktifkan akun Twitter saya agar bisa fokus bekerja saja. Pesan saya, agar masyarakat membiasakan diri dengan budaya literasi yang sehat, termasuk melakukan ‘check balance’, sehingga keakuratan informasi terjaga,” kata Iman melalui keterangan resmi seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/5/2020).

Iman juga mengaku prihatin atas tuduhan segelintir pihak dalam merespon cuitan-cuitan lamanya. Salah satu pihak yang turun mengomentari cuitan  lamanya adalah mantan Menpora Roy Suryo yang juga merupakan seorang pakar telematika.

Iman berdalih, sejumlah tulisannya soal sejarah, sosial, bahkan agama merupakan hasil pencarian jawaban atas ruang dialektika yang terjadi di masyarakat. Hal tersebut, merupakan pemikiran dan juga tulisan intelektualitasnya.

Dalam hal ini, Roy Suryo sempat melemparkan cuitan hasil dari penelusuran jejak digitalnya terhadap Iman yang baru saja dilantik sebagai Dirut TVRI.

Roy membeberkan hasil tangkapan layar akun Twitter Iman pada 2018 yang memberikan kultwit (kuliah twitter/thread) tentang Gerwani atau Gerakan Wanita Indonesia yang berafiliasi dengan PKI.

Iman menyampaikan bahwa kultwit tersebut merupakan hasil dari bedah buku “Memahami Kontroversi Sejarah Orde Baru” yang merangkum berbagai opini sejarawan seperti Taufik Abdullah, Anhar Gonggong, Asvi Warman Adam, dan lain sebagainya.

“Terlebih kalau melihat rekam jejak saya, saya terbiasa bicara tentang sejarah. Karena saya memang penyuka sejarah. Tulisan saya banyak, tidak saja soal sejarah. Tapi juga soal Islam dan kebangsaan. Saya selalu berprinsip dengan sejarah kita melihat cermin kita sendiri,” katanya.

Belakangan setelah dilantik, polemik dari rekam jejak Iman Brotoseno diulas banyak warganet. Selain tetang cuitan lawasnya tentang gerwani, sejumlah pihak pun menyayangkan rekam jejak Iman yang merupakan kontributor majalah pria dewasa Playboy dan pembahasannya di internet soal pornografi. (rad)