November 27, 2020

Diskusi Soal Utang Luar Negeri dengan Dosen UI, Menko Luhut Menulis Begini

Diskusi dengan dosen UI DR Djamester, Menko Luhut Panjaitan ditemani timnya. (Foto : Instagram @luhut.panjaitan)


Bisnispost.com, Jakarta – Mewujudkan tantangannya untuk bertemu dengan para pengkritik utang, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan bertemu dengan dosen senior Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Djamester Simarmata. Djamester adalah salah seorang yang menjawab tantangan Luhut.

Pertemuan mereka berlangsung di kantor Kemenko Maritim dan Investasi, Kamis (11/6/2020). Dari foto yang diunggah di akun instagram Luhut Pandjaitan, ada sejumlah pejabat Kemenko Maritim dan Investasi yang mendampingi Luhut. Termasuk Deputi Bidang Kedaulatan Maritim dan energi, Purbaya Yudhi Sadewa.

Djamester menuturkan, meskipun tidak berlangsung secara terbuka, namun suasana diskusi berlangsung keras dan penuh perdebatan.

Bagaimana respon Luhut? Menurut Luhut, pak Djamester memberikan analisis yang cukup hebat tentang utang Indonesia. Jika ada perdebatan di dalam teori itu hal yang lumrah.

“Saya senang sekali bisa berdiskusi dan beradu argumentasi secara ilmiah seperti ini, bukan debat kusir yang tidak jelas titik temunya dimana. Apalagi sampai harus menyiapkan promotor seperti ajang tinju saja,” kata Luhut melalui akun instagram @luhut.pandjaitan, Kamis (11/6/2020)

Di bawah ini adalah kesan Luhut Pandjaitan yang ditulis setelah bertemu dengan Dr Dhamester di akun instagram pribadinya, sebagai berikut :

Saya selalu punya prinsip untuk menyelesaikan setiap permasalahan secara holistik. Kita harus punya pemahaman yang utuh dan cara pandang yang luas dalam menyelesaikan setiap masalah.

Dan salah satu cara untuk memperoleh pemahaman yang luas adalah dengan berdiskusi. Seperti pagi ini saya mengundang Dr. Djamester Simarmata ke kantor saya untuk berdiskusi tentang tantangan perekonomian Indonesia.

Pak Djamester memberikan analisis yang cukup hebat tentang utang Indonesia. Jika ada perdebatan di dalam teori itu hal yang lumrah. Saya senang sekali bisa berdiskusi dan beradu argumentasi secara ilmiah seperti ini, bukan debat kusir yang tidak jelas titik temunya dimana. Apalagi sampai harus menyiapkan promotor seperti ajang tinju saja

Pak Djamester memberikan analisis yang cukup hebat tentang utang Indonesia. Jika ada perdebatan di dalam teori itu hal yang lumrah. Saya senang sekali bisa berdiskusi dan beradu argumentasi secara ilmiah seperti ini, bukan debat kusir yang tidak jelas titik temunya dimana. Apalagi sampai harus menyiapkan promotor seperti ajang tinju saja.

Saya sampaikan kepada beliau agar tidak hanya sekali saja datang kesini. Saya tekankan kepada beliau bahwa kami semua benar-benar bekerja dengan hati, demi kepentingan seluruh rakyat Indonesia. Sementara Pak Djamester bekerja untuk terus menyuarakan dan memberikan saran dan masukan kepada kami semua di Pemerintahan.

Di akhir pertemuan, Pak Djamester menyampaikan kepada saya apresiasinya atas diskusi ini karena cara seperti ini belum pernah ada sebelumnya dan ini sangat baik. Pak Djamester juga memuji tim ahli bidang ekonomi saya yang sebagian besar adalah anak-anak muda yang selalu terbuka untuk mendengar dan menerima masukan dari semua pihak, apalagi yang datang dari sosok ekonom senior berintegritas seperti beliau.

Saya berharap kita bisa melanjutkan dan terbiasa melakukan kebiasaan baik ini, berdiskusi, berdialektika, untuk mencapai mufakat. Sesuai nilai-nilai dasar negara kita, Pancasila dan UUD’45.

Tidak yang menang atau kalah dalam diskusi dan adu argumentasi hari ini. Tetapi kami sepakat pada satu hal, semua boleh berbicara dan mengkritik Pemerintah asalkan menggunakan data yang dapat diuji bersama-sama. (*/bud)