October 31, 2020

Ditopang Penjualan Anak Perusahaan, TRIS Kantongi Kenaikan Penjualan Sebesar 6%

Manajemen TRIS akan terus mencari peluang dan memperluas pasar dalam negeri maupun luar negeri. (Foto : Istimewa)


Bisnispost.com, Jakarta – Perusahaan publik integrated apparel provider PT Trisula International Tbk (TRIS) berhasil membukukan peningkatan penjualan pada tahun 2019, setelah menyelesaikan akuisisi PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL). 

Dalam laporan keuangannya yang berakhir pada Desember 2019, TRIS mencatatkan penjualan bersih Rp 1,48 triliun, meningkat 6% dari Rp1,40 triliun pada tahun sebelumnya.

“Kami sampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua karyawan untuk kerja keras dan pencapaian ini. Kami juga bersyukur di tahun 2019 telah menuntaskan rights issue dan akuisisi PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), sehingga bisa segera mewujudkan konsolidasi dan sinergi di Trisula Group di masa yang akan datang,” papar Santoso Widjojo,.Direktur Utama TRIS, Sabtu (9/5/2020). 

Menurut Santoso, pandemi Covid‐19 ini akan berdampak pada bisnis Perseroan sehingga hasil dari konsolidasi dan sinergi tersebut kemungkinan masih belum akan terwujud secara maksimal pada tahun ini. 

“Perseroan sedang menganalisa ulang proyeksi tahun ini dengan mengkajidampak pandemi tersebut terhadap kinerja Perseroan,” jelas Santoso lebih lanjut.

Adanya konsolidasi dengan BELL, pangsa pasar TRIS di tahun 2019 berimbang antarapenjualan domestik dan ekspor, di mana 51% penjualan di pasar domestik dan 49% lainnyadi pasar ekspor. 
Sejalan dengan kenaikan penjualan bersih, beban pokok penjualan Perseroan di tahun 2019 juga megalami kenaikan sebesar 7% dibandingkan beban pokok penjualan tahun 2018.

Namun Perseroan masih dapat membukukan laba bruto sebesar Rp 348,66 miliar, mengalami pertumbuhan sebesar 2,4% bila dibandingkan dengan tahun 2018.

Pengelolaan biaya (cost control) yang dilakukan sepanjang tahun 2019 mengakibatkan beban usaha TRIS tahun 2019 hanya naik 1,3% dibandingkan tahun sebelumnya sehingga laba usaha dapat naik sebesar 5,6%. Kemudian, laba sebelum pajak Perseroan juga naik sebesar 14,1%. 

Semua pertumbuhan ini merupakan indikasi awal keberhasilan strategi Perseroan mengkonsolidasikan bisnis tekstil dan garmen Trisula Group. 

Namun, dikarenakan adanya beban pajak tangguhan pada tahun 2019, serta adanya efek penyesuaian performa atas laba neto tahun‐tahun berjalan yang berasal dari transaksi akuisisi BELL, maka laba neto secara konsolidasi di tahun 2019 menurun sebesar 14,3% dibandingkan tahun 2018.

Dalam rangka menanggapi dan memenuhi permintaan pasar pada masa pandemi Covid‐19 ini, TRIS dan Entitas Anak telah memproduksi dan memasarkan Produk APD baju hazmat dan masker non medis. Kedua produk ini dibuat menggunakan bahan kain woven polyester yang merupakan hasil produksi BELL. 

Bahan kain tersebut telah tersertifikasi Standard 100 dari Oeko‐Tex, dilengkapi dengan anti‐microbial berlabel “silverplus protection” yang sudah tersertifikasi Bluesign Approved dan Oeko‐Tex, serta memiliki fitur water‐repellent dengan label “bionic finish eco” yang sudah tersertifikasi Bluesign Approved. 

APD baju hazmat dan masker non medis tersebut dijahit dan diproduksi oleh PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry yang merupakan anak usaha dari TRIS. Masker non medis ini dapat digunakan kembali dengan maksimal 30 kali pencuciannormal, dan untuk APD baju hazmat hingga 25 kali pencucian normal.

TRIS bersama Trisula Group juga menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk berkontribusi membantu pemerintah menangani Covid‐19 dengan menyumbangkan produk Alat Pelindung Diri (APD) non medis berupa 100.000 masker non medis dan 5.000 potong APD baju hazmat.

“Saat ini kami turut membantu pemerintah dalam persediaan produk APD. Kami telah mulai produksi masker non medis dan APD baju hazmat ini sejak awal April. Kami harap kami dapat membantu dalam penanggulangan Covid‐19 dan semoga ancaman virus ini dapat cepat berlalu,” ujar Santoso.

Sebagai integrated apparel provider TRIS akan terus mencari peluang dan memperluaspasar dalam negeri maupun luar negeri dengan fleksibilitas, kecepatan produksi, dankualitas tinggi. Serta berupaya mengembangkan produk kami untuk lebih kompetitif sebagai produsen garmen internasional. (*/bud)