October 29, 2020

Duit Rp 10 Triliuan ‘Dirampok’, Nasabah Ancam Polisikan KSP Indosurya

Nasabah KSP Indosurya Cipta berencana akan melaporkan Bareskrim Polri. (Foto: Instagram @meditasi.indonesia)


Businesstoday.id Jakarta – Sejumlah nasabah Koperasi Simpan Pinjam (KSP) Indosurya Cipta berencana akan melaporkan pihak koperasi ke Bareskrim Polri apabila pihak koperasi tidak kunjung mengembalikan dana nasabah ataupun melakukan musyawarah.

Demikian ditegaskan Kuasa Hukum Nasabah KSP Indosurya Cipta, Agus Wijaya usai menghadiri persidangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat pada Selasa (21/4/2020).

Persidangan PKPU KSP Indosurya Cipta dilaporkan oleh pemohon nasabah Tirta Hadi Kusuma sejak sidang perdana pada 12 Maret 2020 silam dan saat ini sudah masuk dalam tahap simpulan. Sidang putusan PKPU akan dilaksanakan minggu depan.

“Langkah hukum yang akan kita laksanakan setelah persidangan PKPU, minggu ini kita laporkan ke Bareskrim,” ujar Agus Wijaya.

Dikatakan Agus Wijaya, kronologi kasus tersebut bermula saat keluarga klien yang sudah jatuh tempo kira-kira sekitar Rp20 miliar hendak mengambil uangnya, tapi tidak bisa dipenuhi oleh pihak koperasi. Terkait permasalahan tersebut, klien sudah melakukan somasi beberapa kali, tapi saat datang baik-baik tetap tidak dihiraukan oleh pihak koperasi.

“Kami akan melaporkan ke Bareskrim dengan dugaan tindak pidana penipuan, penggelapan, dan pencucian uang karena uang kita hendak ambil, tapi tidak ada. Apalagi ini nilainya di atas Rp500 juta, jadi bisa disebut tindak pidana pencucian uang (TPPU),” tambahnya.

Namun demikian, Agus Wijaya berharap pelaporan ke Bareskrim tersebut tidak perlu dilakukan apabila pihak KSP Indosurya Cipta mau mengembalikan dana nasabah ataupun bermusyawarah.

Agus mengatakan, kliennya saat ini ada 100 orang lebih dengan total kerugian sekitar Rp700 miliar. Karena itu dia sangat berharap pihak koperasi mau bermusyawarah dan menyelesaikan masalah ini secara kekeluargaan.

“Selain klien saya, ada 8 ribu nasabah lainnya dengan perkiraan uang Rp10 triliun tersebar di seluruh Indonesia yang dikelola Koperasi Simpan Pinjam Indosurya Cipta ini,” jelas Agus.

Sayangnya, sampai sekarang belum ada musyawarah yang dilakukan antara pihak koperasi dengan nasabah. Padahal pihak klien sudah berkali-kali meminta musyawarah dan berdamai. (war)


Leave a Reply

Your email address will not be published.