October 26, 2020

Gubernur BI Sebut Biang Penyebab Cadangan Devisa RI Tergerus

Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo. (Foto : Instagram @pwarjiyo)


Businesstoday.id, Jakarta – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengungkapkan, penyebab penurunan Cadangan Devisa (Cadev) pada bulan Maret 2020. Salah satunya untuk pembayaran utang luar negeri serta pembayaran impor dan stabiliasi nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD).

“Tadi pagi kami mengumumkan yang sudah kami singgung bahwa cadev kami di akhir Maret bulan lalu adalah menjadi USD121 miliar. Kami akui memang menurun dengan tingkat yang ada akhir Februari USD130,4 milar. Penurunan ini dikarenakan pembayaran utang luar negeri dan stabilisasi tukar rupiah dan pembayaran ekspor,” ujar Gubernur BI Perry Warjiyo di Jakarta, Selasa (7/4/2020).

Dia melanjutkan cadev sebesar USD121 miliar sudah dari cukup untuk memenuhi kebutuhan impor dan pembayaran 7 bulan impor dan lebih dari cukup untuk stabilisasi nilai tukar rupiah. “Kami pastikan cadev lebih dari cukup,” jelasnya.

Perry juga menambahkan, Bank Indonesia melakukan langkah stabilisasi dan penguatan bauran kebijakan, berkoordinasi dengan Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Koordinasi ini membuat kondisi pasar berangsur-angsur pulih dan mekanisme pasar kembali berjalan sejak minggu terakhir Maret 2020,” ungkapnya. (sin)


Leave a Reply

Your email address will not be published.