October 30, 2020

Hakim Tolak Eksepsi Nikita Mirzani, Respon Nyai?

Aktris dan Model, Nikita Mirzani. (Foto : Instagram @nikitamirzanimawardi_17)


Businesstoday.id, Jakarta – Pengadilan tinggi Negeri Jakarta Selatan kembali mengelar sidang lanjutan kasus dugaan Kekerasan dalam Rumah Tangga yang dilakukan Nikita Mirzani pada mantan suaminya Dipo Latif dengan angenda tanggapan Jaksa penuntut umum atas eksepsi atau keberatan Nikita.

Nikita Mirzani tiba di pengadilan negeri Jakarta Selatan dengan menggunakan baju merah celana hitam di dampingi kuasa hukumnya Usman Assegaf.

Dengan tergesa-gesa Nikita masuk ke ruang sidang “saya buru-buru sudah ditunggu, nanti saja setelah sidang ” Kata Nikita di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Dalam sidang lanjutan yang di gelar di Ruang sidang Prof R Subekti, Nikita Mirzani mendengarkan tanggapan yang di sampaikan majelis hakim Haryadi. Akan tetapi, eksepsi yang disampaikan Nikita Mirzani ditolak oleh majelis hakim.

“Menolak keberatan yang diajukan oleh penasehat hukum dan terdakwa sepenuhnya. Memerintahkan penuntut umum untuk melanjutkan penyelesaian perkara dan seterusnya,” tutur Majelis Hakim dalam pembacaan putusan sela, Kamis (12/3/2020).

Usai sidang, Nikita Mirzani yang dimintai keterangan tampak menerima keputusan tersebut secara legowo.

Dalam lanjutan sidang mendatang pada Rabu (18/3/2020) dengan mendengarkan keterangan saksi dari Jaksa penuntut umum.

Diberitakan sebelum nya, sidang dugaan penganiayaan yang dilakukan Nikita Mirzani kepada mantan suaminya Dipo Latief telah bergulir sejak 24 Februari 2020. Nikita didakwa telah melakukan penganiayaan dengan Pasal 351 ayat (1) atau Pasal 335 ayat (1) KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun pidana penjara.

Setelah didakwa, Nikita membacakan eksepsi pada sidang Senin pekan lalu. Ia bersama pengacaranya, Fachmi Bachmid, membacakan nota pembelaan nikita mendapat kesempatan membacakan sembilan halaman sedangkan pengacaranya 90 halaman.

Dalam eksepsi, Nikita membantah telah melakukan penganiayaan kepada Dipo Latief. Menurut dia, dugaan penganiayaan yang didakwakan jaksa adalah perselisihan dalam rumah tangga yang lazim terjadi. (akr)


Leave a Reply

Your email address will not be published.