December 5, 2020

IHSG dan Kapitalisasi Pasar Meningkat Signifikan Sepekan Pasca Lebaran

Rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 37,32 persen sebesar Rp11,604 triliun. (Foto : Kompas.com)


Bisnispost.com, Jakarta – Selama sepekan pasca Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1441 Hijriah, data perdagangan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup positif, hal tersebut tercermin pada Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar Bursa yang mengalami peningkatan cukup signifikan yaitu masing-masing sebesar 4,56 persen. IHSG ditutup pada level 4.753,612 dari 4.545,952 pada pekan sebelumnya, sementara itu kapitalisasi pasar Bursa berada pada posisi Rp5.497,202 triliun dari Rp5.257,032 triliun sepekan sebelumnya. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami peningkatan sebesar 24,52 persen atau sebesar 639.998 ribu kali transaksi dibandingkan pada pekan sebelumnya sebesar 513.973 ribu kali transaksi.

Perubahan terjadi pada data rata-rata nilai transaksi harian dan rata-rata volume transaksi harian selama periode sepekan pada tanggal 26 – 29 Mei 2020. Rata-rata nilai transaksi harian mengalami perubahan sebesar 37,32 persen sebesar Rp11,604 triliun dari Rp18,514 triliun pada pekan lalu, kemudian perubahan sebesar 38,03 persen terjadi pada rata-rata volume transaksi harian sebesar 9.242 miliar unit saham dibandingkan pekan lalu yang meningkat signifikan sebesar 14.914 akibat dari transaksi saham PT Bank Permata Tbk (BNLI) oleh Bangkok Bank di Pasar Negosiasi.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai beli bersih sebesar Rp85,76 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp11,101 triliun.

Pada akhir pekan, tepatnya Jumat (29/5/2020) PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOMF) menerbitkan Obligasi Berkelanjutan III WOM Finance Tahap III Tahun 2020 yang resmi dicatatkan di BEI. Obligasi tersebut dicatatkan dengan nilai nominal sebesar Rp260.300.000.000. PT Fitch Ratings Indonesia (Fitch) memberikan peringkat AA-(idn) (Double A minus) untuk Obligasi ini dan bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang telah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 28 Emisi dari 23 Perusahaan Tercatat senilai Rp25,06 triliun. Total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI sampai dengan saat ini berjumlah 432 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp437,17 triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 Perusahaan Tercatat. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 97 seri dengan nilai nominal Rp3.050,74 triliun dan USD400 juta. Efek Beragun Aset (EBA) sebanyak 11 emisi senilai Rp9,20 triliun.

Pada hari Kamis (28/5/2020) BEI secara virtual melalui kanal Youtube resminya telah mengumumkan Pemenang 10 Days Challenge 2020 yaitu kompetisi tahunan yang diselenggarakan oleh BEI bagi seluruh Galeri Investasi BEI (GI BEI) di Indonesia berupa tantangan dalam melakukan pembukaan rekening efek saham sebanyak-banyaknya dalam jangka waktu 10 hari kerja. Periode pertama dari kompetisi ini telah dimulai dari 11 Maret hingga 8 April 2020, namun BEI melakukan perpanjangan batas waktu selama 10 hari kerja pada pelaksanaan kompetisi yang melibatkan 84 GI BEI dan 11 Perusahaan Efek Anggota Bursa ini, hal tersebut dilakukan imbas dari Pandemi COVID-19 serta menaati peraturan pemerintah terkait penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

GI BEI dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Sumatera Selatan keluar sebagai pemenang pertama, dengan pencapaian berupa penambahan 631 Single Investor Identification (SID) baru. UIN Raden Fatah merupakan GI BEI yang bekerja sama dengan PT Danareksa Sekuritas. Selain apresiasi kepada GI BEI, kompetisi tahunan ini juga memberikan apresiasi kepada Perusahaan Efek Anggota Bursa yang telah melakukan kerja sama dengan BEI dalam membina seluruh GI BEI di Indonesia. PT Phintraco Sekuritas memberikan kontribusi terbanyak dengan memberikan penambahan 1.254 SID baru dengan membawa serta 18 GI BEI untuk berpartisipasi dalam periode pertama kompetisi tersebut. PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat serta melakukan validasi bahwa telah terjadi penambahan 5.364 SID baru dari penyelenggaraan program 10 Days Challenge periode pertama. (idx)