December 2, 2020

Jangan Pandang Bulu, Kasus Hukum Korupsi Jiwasraya Harus Trasparan

Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Erman Umar. (Foto : Instagram @ermanumarpartners)


Bisnispost.com, Jakarta – Presiden Kongres Advokat Indonesia (KAI), Erman Umar meminta Kejaksaan Agung berani dan tak pandang bulu dalam melakukan penyidikan perkara korupsi PT Jiwasraya yang kini tengah bergulir.

“Kejaksaan Agung harus profesional,  terbuka,  dan menindak siapapun yang terlibat dalam perkara tersebut,” ungkap Erman dalam momentum hari jadi KAI ke 12 yang mengusung tema ‘Memperjuangkan Kebenaran dan Keadilan Hak Asasi Manusia Turut Aktif Dalam Pembangunan Nasional serta Menegakan Supremasi Hukum Indonesia’ di Jakarta, Selasa (9/6/2020).

Permintaan ini disampaikan Eman karena melihat perkembangan wajah hukum dan penegakan hukum di Indonesia yang dinilai sangat memprihatinkan, atau dengan kata lain jauh dari harapan para pencari keadilan. 

“Bagi sebagian masyrakat, keadilan menjadi barang mahal yang sulit dijangkau saat ini,” ungkap dia.

Sehinggga, kata dia, KAI mendesak agar penuntasan kasus mega korupsi Jiwasraya ini dilakukan dengan transparan.

“Kejaksaan agung harus berani menolak seandainya ada pihak pihak yang melakukan intervensi.  Jangan sampai ada diskriminasi di antara tersangka. Kalau memang layak dikenakan TPPU  seluruh tersangkanya,  jaksa harus berani melakukan itu,” tutur dia.

“Oleh karena itu dengan pembuktian kasus jiwasraya setidaknya nanti bisa menyelamatkan perekonomian masyrakat dari pengembalian kerugian negara,” ucap dia. (rad)