November 1, 2020

Mantan Wapres Jusuf Kalla Minta Presiden Jokowi Ambil Keputusan Tegas soal Corona

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla. (Foto: Instagram @jusufkalla)


Businesstoday.id, Jakarta – Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla alias JK menilai pemerintah Jokowi harus memilih antara kesehatan atau sosial ekonomi dalam mengambil kebijakan penanganan virus corona. Pasalnya, perang melawan covid-19 harus dilakukan dengan tegas meskipun berimbas kepada perekonomian.

“Memang ini semua pilihan sulit. Kalau tegas, efeknya ke ekonomi. Kalau sedikit longgar, memang ekonomi lebih longgar tapi memperpanjang masalah,” ujar Wakil Presiden ke-10 dan 12 dalam sebuah diskusi daring, Minggu, (19/4/2020).

“Mau pilih mana, lebih cepat selesai atau membesar seperti di Amerika Serikat, Italia, dan Spanyol yang saat ini sudah lockdown.”

JK mengingatkan bahwa semakin lambat pemerintah mengakselerasi penanganan wabah ini, maka penyebaran dan korban bisa bertambah. Meski saat ini peningkatan jangkitan penyakit itu sudah mulai mereda ketimbang pada awal penyebaran.

“Awalnya 20 persen per hari naiknya, sekarang di bawah 10 persen. Kalau tidak cepat ambil tindakan, ini naik terus angka bisa ratusan ribu,” tegasnya.

Karena itu, JK meminta pemerintah tegas meski dengan dibayangi risiko sosial ekonomi. “Anda ambil risiko kesehatan atau sosial ekonomi,” jelasnya.

JK mengungkapkan, kesehatan masyarakat tidak bisa diganti, sementara perkara sosial ekonomi bisa ditanggulangi misalnya dengan bantuan sosial maupun insentif. Dua hal itu, menurut JK, memang harus dipilih dan tidak bisa semuanya diraih.

Sebelumnya, JK menilai pemerintah kurang cepat dan tegas dalam menangani wabah Virus Corona. Hal tersebut terlihat pada sejumlah kebijakan yang belum ketat dalam memitigasi penyebaran penyakit ini. (biz)


Leave a Reply

Your email address will not be published.