November 26, 2020

Kasus Dirgantara, Bos Angkasa Mitra Karya Diseret KPK Sebagai Saksi

Gedung KPK RI, Jakarta. (Foto : Instagram @official.kpk)


Bisnispost.com, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Direktur utama PT Angkasa Mitra Karya, Cahyo Mulyono terkait kasus dugaan korupsi di perusahaan PT Dirgantara Indonesia.

Cahyo akan diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso.

“Yang bersangkutan (Cahyo Mulyono) diperiksa sebagai saksi untuk tersangka BS (Budi Santoso),” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Kamis (2/7/2020). 

Tak hanya Cahyo, KPK juga memeriksa Direktor PT Abadi Sentosa Perkasa Nanang Hamdani Baswani dan satu pihak swasra yaitu Devi Ardhany Yanti, keduanya dipanggil sebagai saksi untuk tersangka Budi Santoso.

“Kedua saksi ini juga sama akan sebagai saksi untuk terdangka BS,” kata Ali.

Meski demikian, Ali mengaku belum bisa menjelaskan secara detail apa yang akan dilakukan penyidik terhadap Didi Laksmana.

“Tentu kewenangan penyidik nanti untuk melakukan pemeriksaan terhadap saksi (Didi Laksamana),” kata Ali.

Dalam perkara ini, KPK menetapkan mantan Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso danmantan Asisten Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Bidang Bisnis Pemerintah Irzal Rizaldi Zailani sebagai tersangka. Keduanya diduga telah melakukan korupsi di PT Dirgantara Indonesia yang merugikan negara senilai Rp 330 miliar. 

Atas perbuatannya, kedua tersangka disangkakan melanggar pasal 2 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (rad)