November 25, 2020

Kemenhub Fasilitasi 467 Calon ABK Kapal Pesiar ke Jerman

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Sudiono. (Foto : dephub.go.id)


Bisnispost.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memfasilitasi keberangkatan sebanyak 467 orang pelaut berkewarganegaraan Indonesia, yang akan bekerja sebagai Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Pesiar milik AIDA Cruise. Pada Kamis (23/7/2020) para ABK tersebut telah tiba di Jerman.

Dua pesawat charter yang mengangkut para ABK WNI tersebut diterbangkan dari Bandara Internasional Soekarno – Hatta Jakarta menuju Bandara Rostock-Laage Jerman pada 21 Juli 2020 lalu.

Setibanya di Jerman para ABK WNI langsung disambut oleh Duta Besar RI untuk Negara Jerman, Arif Hafaz Oegroseno dengan didampingi pimpinan perusahaan AIDA Cruise.

Selanjutnya para ABK WNI langsung menuju ke kapal milik AIDA Cruise Jerman untuk menjalani karantina mandiri. Pengiriman para ABK ini dilakukan melalui perusahaan perekrutan dan penempatan awak kapal atau pemegang Surat Izin Usaha Perekrutan dan Penempatan Awak Kapal (SIUPPAK) yaitu PT. Alpha Magsaysay.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan, Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Capt. Sudiono mengatakan, para ABK asal Indonesia yang diberangkatkan ke Jerman tersebut akan bekerja sebagai ABK Kapal Pesiar pada jaringan Kapal milik AIDA Cruise yaitu Kapal AIDA Mar, AIDA Perla dan AIDA Blu.

Menurutnya, berdasarkan laporan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Jerman, kapal pesiar yang dioperasikan AIDA Cruise akan beroperasi kembali mulai Agustus 2020 dengan tetap menggunakan mekanisme protokol kesehatan Covid-19.

Dalam pengoperasiannya terdapat pembatasan jumlah penumpang dan awak kapal sebanyak 1/3 dari total kapasitas, yang telah mendapat persetujuan dari otoritas pemerintah Jerman.

Kapal AIDA Mar sendiri memiliki kapasitas keseluruhan untuk 3.306 orang, hanya akan diisi 800 orang penumpang dan 440 kru (total 1.240 orang), sedangkan AIDA Perla dengan kapasitas 5.300 orang hanya akan diisi oleh 1.200 penumpang dan 860 kru (total 2.060 orang). (inf)