October 24, 2020

Permenhub akan Menyesuaikan Setelah Program Bansos Berjalan, kata Ketua Gugus Tugas

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo. (Foto: Instagram @bnpb_indonesia)


Businesstoday.id, Jakarta – Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) hanya efektif berlaku sampai dengan program bantuan sosial (bansos) itu terlaksana sehingga setelah bansos ini berjalan, maka Permenhub nanti akan menyesuaikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Doni Monardo, selaku Ketua Gugus Tugas Covid-19, menirukan jawaban Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut B. Pandjaitan, selaku Menteri Perhubungan Ad Interim, Senin (13/4/2020).

“Jadi intinya kita tetap mengacu kepada Permenkes tentang physical distancing dimana jaga jarak menjadi hal yang sangat prioritas. Walaupun aturan yang telah dibuat oleh Permenhub ini juga menyangkut masalah ketentuan protokol kesehatan, kemudian penyemprotan disinfektan, kemudian menggunakan alat pelindung, dan sebagainya,” ujar Doni.

Menyangkut masalah penegakan hukum, Ketua Gugus Tugas berharap bahwa langkah-langkah penegakan hukum ini adalah langkah yang paling-paling terakhir dengan pendekatannya adalah komunikasi.

“Saya sangat yakin mana kala aparat penegak hukum dan juga komponen masyarakat lainnya dengan cara-cara yang bijaksana bisa mengingatkan masyarakat kita. Saya yakin rakyat kita pasti taat, pasti patuh, karena ini semuanya dilakukan demi keselamatan diri sendiri dan juga keselamatan orang lain,” jelas Kepala BNPB.

Seseorang, menurut Doni, belum tentu dirinya aman karena belum mendapatkan tes karena bisa saja yang bersangkutan itu sudah positif Covid-19 tetapi berada di sekitar daerah yang kehadirannya, misalnya, menjadi penyebar maut bagi kelompok rentan.

“Siapa kelompok rentan itu? Adalah lansia, balita, dan mereka yang tadi sudah saya katakan memiliki penyakit kronis (seperti) hipertensi, kemudian jantung, diabetes, kemudian kanker, tumor, dan juga asma, serta beberapa penyakit kronis lainnya,” urai Kepala BNPB.

Kalau hal ini dibiarkan, lanjut Doni, dan kelompok yang disebut dengan kata-kata orang tanpa gejala (OTG) berada di tempat-tempat yang di sekitarnya terdapat kelompok rentan ini sangat-sangat berisiko. (set)


Leave a Reply

Your email address will not be published.