October 22, 2020

Kisah United Arab Emirates Mengirim 20 Ton Bantuan Perlengkapan Medis

Menko Keminvest Luhut Panjaitan dan Menteri Energi dan Industri Uni Emirat Arab (UEA), Suhail Mohamed Faran Al Mazrouei (Foto : Insragram @luhut.pandjaitan)


Oleh : Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Koordinator Maritim dan Investasi.

PANDEMI COVID-19 yang melanda seluruh negara di dunia memang menempatkan kita semua dalam posisi yang sangat sulit. Namun di tengah semua kesulitan yang kita hadapi bersama saat ini, saya melihat ada sebuah harapan yang berwujud rasa solidaritas kemanusiaan yang tumbuh semakin kuat hingga menularkan semangat positif ke seluruh negara di dunia.

Saya teringat pesan singkat yang saya tulis kepada sahabat baik saya, Minister Suhail Mohamed Al Mazrouei 10 hari yang lalu. Saya sampaikan kepada Minister Suhail rasa senasib sepenanggungan sebagai sesama manusia di masa sulit seperti ini kiranya bisa dijadikan harapan dan semangat.

Gayung pun bersambut, balasan pesan singkat dari sahabat saya Minister Suhail adalah pesawat yang mengangkut 20 ton bantuan perlengkapan medis untuk para tenaga medis yang berjuang menangani wabah ini. Tak hanya itu, UAE juga membeli buah-buahan dan sayur mayur dari para petani dan UMKM kita sehingga kita mampu memitigasi dampak ekonomi akibat COVID-19.

Bantuan alat kesehatan ke Indonesia adalah upaya UAE untuk mendukung semua negara dalam menghadapi pandemi COVID-19 meskipun saat ini kondisi di UAE juga sama sulitnya seperti halnya di Indonesia dan negara-negara lain di dunia, mengingat sudah ada 10 ribu an orang di UAE yang terinfeksi COVID-19.

Tetapi bagi negara sahabat UAE, bantuan ini adalah komitmen dan rasa percaya akan akrabnya hubungan persahabatan antar kepala negara yaitu Presiden @jokowi dan Putera Mahkota Abu Dhabi, Pangeran Mohammed Bin Zayed.

Bagi saya pribadi, kepercayaan banyak negara kepada Indonesia adalah karena kita mempunyai prinsip bernegara yang tertuang dalam UUD’45 yaitu menjalankan politik bebas aktif. Bahwa kita harus bersahabat dan punya hubungan baik dengan setiap negara di dunia.

Kita tidak berpihak pada negara manapun dan tidak ada satupun negara di dunia ini yang kita utamakan kepentingannya di atas negara lain. Bahwa saat ini tak satupun negara di dunia mampu menghadapi badai pandemi sendirian.

Dan Indonesia akan selalu membuka jalan dan menyambut uluran tangan setiap negara yang ingin memunculkan harapan baik sehingga kita bisa bersama-sama melihat dunia pulih kembali seperti sedia kala. (Sumber : Instagram @luhut.pandjaitan)