Businesstoday.id, Baubau – PT Pelni (Persero) menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan Kapal Motor (KM) Tidar dari Makassar menuju Baubau-Namlea-Ambon-Tual-Dobo-Kaimana-Fakfak-Sorong-Manokwari-Nabire, karena sedang perbaikan mesin.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Yahya Kuncoro di Baubau, Selasa (14/1/2020), mengatakan Pelni mengutamakan keselamatan pelayaran, tidak memaksakan kapal untuk berangkat.

“Kami mengutamakan keselamatan, tidak memaksakan kapal untuk berangkat. Hal ini terkait dengan aspek keselamatam penumpang di mana kondisi mesin pun harus baik untuk berolah gerak dalam menghadapi cuaca ekstrem,” kata Yahya Kuncoro.

Kepada para penumpang yang akan membatalkan perjalanan, Pelni tetap memfasilitasi pengembalian tiket 100 persen. “Bagi pelanggan yang akan membatalkan perjalanan, kami persilahkan mengembalikan di loket kantor cabang,” ujarnya.

Ia menambahkan bagi penumpang yang akan menunggu, pihaknya mengucapkan terima kasih atas kesabaran menunggu. Pelni memberikan pelayanan makan di atas kapal.

“Kami sedang berupaya memperbaiki kondisi mesin dan kami perkirakan KM Tidar dapat beroperasi kembali Selasa (14/1) pukul 13.00 WITA. Atas pengertian dan kesabaran para penumpang, Pelni mengucapkan terima kasih,” kata Yahya Kuncoro.

Salah seorang penumpang di Pelabuhan Murhum Baubau mengeluhkan keterlambatan KM Tidar tersebut.

“Sudah hampir dua hari ini menunggu di pelabuhan berdasarkan jadwal kapal itu, tapi sampai saat ini kapal tak kunjung tiba,” ujar calon penumpang KM Tidar dengan nada sedikit kesal.

Penumpang yang enggan disebutkan namanya ini menuturkan, berdasarkan informasi atau jadwal kapal, bahwa KM Tidar akan tiba dari Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, pada pada Senin (13/1) kemarin. (abd)