October 22, 2020

Kota Semarang Berpotensi Jadi Episentrum Covid-19, Begini Tanggapan Ganjar

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. (Foto: Instagram @sahabat.ganjarpranowo)


Bisnispost.com, Semarang – Kota Semarang menjadi salah satu dari tiga kota yang disebut berpotensi menjadi episentrum baru kasus Covid-19. Selain Kota Semarang, dua tempat lain yakni Kota Surabaya dan Kota Makassar.

Ini dikatakan Juru Bicara Pemerintah Khusus Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto kepada sejumlah media, Rabu (29/4/2020). Alasannya, peningkatan kasus corona di tiga kota ini sangat besar.

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyebut, prediksi itu bisa saja benar-benar terjadi jika masyarakat tak disiplin dalam menjalanan protokol kesehatan, serta membatasi aktivitas.

“Kalau masyarakat tidak disiplin, bukan tidak mungkin Kota Semarang akan benar-benar menjadi episentrum baru,” kata Ganjar, Kamis (30/4/2020).

Ganjar mengakui, jumlah kasus corona di ibu kota Jawa Tengah cukup tinggi. Hingga siang ini tercatat ada 117 kasus positif Covid-19.

Ia menyatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang telah melakukan tindakan dengan menerapkan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM).

Bahkan Ganjar menyebut jika PKM itu, pada prinsipnya sama dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Yang paling utama menurut dia adalah soal ketertiban masyarakat.

“Kita belajar di PSBB Jabodetabek, mereka melakukan hal yang sama yakni pengetatan, tapi di daerah pinggiran masih ada kerumunan. Jadi intinya bukan PKM atau PSBB, tapi kesadaran dari masing-masing masyarakat untuk bisa mengerti, memahami dan disiplin jaga jarak, pakai masker, cuci tangan dan lainnya,” tegasnya.

Kota Semarang menjadi salah satu daerah di Jateng dengan kasus corona tertinggi. Dari laman siagacorona.semarangkota.go.id pada Kamis (30/4/2020), jumlah kasus positif di Kota Semarang mencapai 117 kasus, orang dalam pemantauan (ODP) 629 kasus, pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 287. Demikiam, seperti dikutip Murianews.com.(*/mur)