December 1, 2020

KPU Mengakui Tambahan Anggaran Pilkada Cukup sampai Juli 2020

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman. (Foto : Instagram @kpu_ri)


Bisnispost.com, Jakarta – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Arief Budiman memastikan, tambahan anggaran Pilkada 2020 tahap pertama sejumlah Rp1,024 triliun akan ditransfer pada Juni 2020.

KPU mendapatkan Rp1 triliun untuk memenuhi kebutuhan standar protokol kesehatan Covid-19, dalam pelaksanaan tahapan pilkada hingga Juli 2020.

“Anggaran KPU untuk tahap pertama disetujui untuk dicairkan kurang lebih Rp1 triliun. Untuk kebutuhan Juni-Juli itu cukup,” kata Arief dalam keterangan tertulisnya, Selasa (16/6/2020).

Menurutnya, pembahasan realisasi tambahan anggaran Pilkada 2020 dilakukan Kementerian Keuangan dan sekretariat jenderal masing-masing penyelenggara pemilu yakni KPU, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) pada Senin kemarin.

Berdasarkan informasi, disetujui tambahan anggaran ditransfer ke KPU kurang lebih Rp1 triliun, sisanya sekitar Rp24 miliar dibagi dan ditransfer ke Bawaslu maupun DKPP.

Arief menuturkan pelaksanaan tahapan pilkada  sudah dimulai kembali pada Senin kemarin berdasarkan Peraturan KPU (PKPU) tentang tahapan, program, dan jadwal penyelenggaraan Pilkada 2020.

Menurut Arief, anggaran sebesar Rp1 triliun hanya cukup sampai pelaksanaan tahapan pilkada Juni-Juli yang membutuhkan protokol kesehatan seperti alat pelindung diri (APD) di 270 daerah. 

Sedangkan, tahapan berikutnya membutuhkan tambahan anggaran yang akan dipenuhi pada pencairan tahap kedua.

Arief menuturkan, selain pembahasan pencairan anggaran tahap pertama, realisasi tahap kedua juga dibahas kemarin. KPU mengajukan permohonan tambahan anggaran pilkada sejumlah Rp4,7 triliun yang dicairkan ke dalam tiga tahap.

KPU mengusulkan pencairan tahap kedua lebih dari Rp3,286 triliun pada Agustus. Menurut Arief, Selasa (16/6/2020) ini akan digelar sinkronisasi dengan data kesiapan dukungan penambahan anggaran dari daerah. (inf)