November 25, 2020

Kuartal I 2020, Laba Mayora Indah (MYOR) Naik Hampir 100 Persen Jadi Rp 931 M

Total aset Mayora pada kuartal I naik menjadi Rp19,47 triliun dari Rp19,03 triliun. (Foto : Instagram @mayoraofficial)


Bisnispost.com, Jakarta – Produsen dalam bidang pembuatan makanan, permen dan biskuit hingga kopi PT Mayora Indah Tbk (MYOR) hingga kuartal I 2020 tak tergoyahkan oleh covid-19 karena perseroan justru mampu mendongkrak laba bersih menjadi Rp931,39 miliar atau naik 99,72 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya Rp480,08 miliar.

Laporan keungan interim MYOR yang disampaikan ke BEI Selasa (12/5/2020) memyebutkan,penjualan bersih malah turun 10,51 persen menjadi Rp5,379 triliun per 31 Maret 2020 dibanding periode sama tahun sebelumnya Rp6,013 trilun.

Beban pokok penjualan juga ikut turun 12,71 persen menjadi Rp 3,722 triliun dari Rp4,264 triliun,Laba bruto juga turun 5,26 persen menjadi Rp1,656 triliun dari Rp1,749 triliun.

Laba usaha dicatatkan turun 9,20 persen menjadi Rp730,14 miliar dari rp804,17 miliar.

Namun harus diperhatikan bahwa perseroan mendapatkan laba selisih kurs tama uang asing bersih yang cukup besar yaitu Rp605,05 miliar pada kuartal I 2020 ini,jika dibandingkan dengan periode sama tahun 2019 perseroan justru rugi sebesar Rp61,89 miliar.

sehingga laba sebelum pajak MYOR naik signifikan 99,33 persen menjadi Rp1,266 triliun dari Rp648,12 miliar.walaupun beban pajak juga ikut terdorong naik 88,15 persen menjadi Rp316,18 miliar dari Rp168,04 miliar.

Laba komprehensif yang dapat diatribusikan kepada entitas induk naik menjadi Rp931,39 miliar dari Rp466,34 miliar, dan akhir nya laba per saham dasar naik menjadi Rp42 per saham pada kuartal I ini dari Rp21 pada periode sebelumnya.

Jumlah Liabilitas per 31 Maret 2020 turun menjadi Rp8,627 triliun dari Rp9,137 triliun pada akhir 2019, ekuitas justru naik menjadi Rp10,84 triliun dari Rp 9,899 triliun.

Pada akhirnya total aset Mayora pada kuartal I naik menjadi Rp19,47 triliun dari Rp19,03 triliun.

Kas dan setara kas akhir periode yang dicatatkan oleh MYOR naik menjadi Rp3,654 triliun dari kas dan setara kas pada akhir tahun 2019 yang Rp2,322 triliun. (mit)