October 26, 2020

Meskipun Pandemi Covid-19, Lima Perusahaan Melantai di Bursa Selama Sepekan

Gedung Bursa Efek Indonesia. (Foto : Instagram @ilhamarif.darmawan)


Businesstoday.id, Jakarta – Periode selama sepekan antara 6 – 9 April 2020 ini diwarnai dengan 5 (lima) Perusahaan yang mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) dan 1 (satu) pencatatan Obligasi. Pada Senin (6/4) Obligasi Berkelanjutan II SMART Tahap I Tahun 2020 (Obligasi) yang diterbitkan oleh PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. mulai dicatatkan di BEI dengan nilai nominal sebesar Rp775.000.000.000. Hasil pemeringkatan untuk Obligasi dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) adalah idA+ (Single A Plus). Bertindak sebagai Wali Amanat dalam emisi ini adalah PT Bank Mega Tbk.

Total emisi Obligasi dan Sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2020 adalah 19 Emisi dari 17 Emiten senilai Rp20,15 Triliun, dengan pencatatan tersebut, maka total emisi Obligasi dan Sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 430 emisi dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp443,19 Triliun dan USD47,5 juta, diterbitkan oleh 117 Emiten. Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 93 seri dengan nilai nominal Rp2.833,36 Triliun dan USD400 juta. EBA sebanyak 12 emisi senilai Rp10,62 Triliun. 

Kemudian, pada Rabu (8/4) terdapat 2 (dua) Perusahaan yang mulai memperdagangkan saham dan warannya di BEI, yaitu PT Karya Bersama Anugerah Tbk. (KBAG) mencatatkan saham dan warannya di BEI, dan merupakan Perusahaan Tercatat ke-20 yang tercatat di BEI pada tahun 2020. KBAG bergerak pada sektor Property, Real Estate and Building Construction dengan subsektor Property and Real Estate. Pada hari yang sama pula, PT Sejahtera Bintang Abadi Textile Tbk. (SBAT). SBAT merupakan Perusahaan Tercatat ke-21 yang tercatat di BEI pada tahun 2020. SBAT bergerak pada sektor Miscellaneous Industry dengan subsektor Textile, Garment.

Menutup pekan ke-2 April, BEI kedatangan 3 (tiga) Perusahaan Tercatat baru pada Kamis (9/4), dengan yang pertama, yaitu PT Cipta Selera Murni Tbk. (CSMI) sebagai Perusahaan Tercatat ke-22 dan berada pada sektor Trade, Services & Investment dengan subsektor Tourism, Restaurant and Hotel. Berikutnya, sebagai Perusahaan Tercatat ke-23, PT Aesler Grup Internasional Tbk. mulai memperdagangkan sahamnya di BEI dan berada pada sektor Trade, Services & Investment dengan subsektor Others. Urutan ke-24 Perusahaan Tercatat pada tahun 2020 ini ditempati oleh PT Cahaya Bintang Medan Tbk. (CBMF) yang berada pada sektor Consumer Goods Industry​ dengan subsektor Houseware.

Sehubungan dengan antisipasi penyebaran Pandemi COVID-19, maka seremoni dari pencatatan saham kelima Perusahaan tersebut ditiadakan secara langsung. Meskipun demikian, untuk pertama kalinya BEI mencatatkan saham Perusahaan secara virtual pada kanal digital BEI, yang dapat ditonton melalui Youtube, pada hari pencatatan perdana saham perusahaan.

Selama periode sepekan, yaitu 6 – 9 April 2020, pasar mengalami kondisi yang cukup fluktuatif namun masih ditutup di area positif pada penutupannya. Dilihat dari data rata-rata nilai transaksi harian yang meningkat sebesar 10,54 persen menjadi Rp7,490 triliun dari Rp6,776 triliun pada pekan sebelumnya. Kemudian peningkatan juga diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian di BEI sebesar 23,00 persen menjadi 8.099 miliar unit saham dari 6.585 miliar unit saham pada periode sepekan yang lalu. Rata-rata frekuensi transaksi harian juga mengalami kenaikan sebesar 20,64 persen atau sebesar 619.583 ribu kali transaksi dari penutupan pekan lalu pada posisi 513.564 ribu kali transaksi.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan kapitalisasi pasar bursa dalam satu minggu ini turut menunjukkan kenaikan dibandingkan penutupan pekan lalu. IHSG pada penutupan pekan ini berada pada posisi 4.649,079 atau mengalami peningkatan sebesar 0,55 persen dibandingkan pekan lalu pada posisi 4.623,429. Kapitalisasi pasar BEI selama periode 6 – 9 April 2020 menunjukkan peningkatan sebesar 0,78 persen atau sebesar Rp5.382,730 triliun dari Rp5.341,128 triliun selama sepekan yang lalu.

Investor asing pada hari ini mencatatkan nilai jual bersih sebesar Rp514,18 miliar, sedangkan sepanjang tahun 2020, jual bersih asing tercatat sebesar Rp12,645 triliun. (idx)


Leave a Reply

Your email address will not be published.