November 27, 2020

Pandemi Covid-19, Volume Angkutan Kargo AP II Capai 34 Juta Kilogram

Bisnis angkutan kargo di industri penerbangan tetap terjaga. (Foto : Bisnisnews.id)


Bisnispost.com, Jakarta – Volume angkutan kargo di 19 bandara di bawah pengelolaan PT Angkasa Pura /AP II (persero) selama berlangsungnya pembatasan penerbangan komersial penumpang periode 7 Mei – 7 Juni 2020 (satu bulan) mencapai sekitar 34 juta kilogram, di mana khusus Bandara Internasional Soekarno-Hatta mencapai 27 juta kilogram.

Menurut Direktur Utama PT Angkasa Pura II (persero), Muhammad Awaluddin, dalam satu bulan atau sejak 7 Mei hingga 7 Juni 2020, volume angkutan kargo memang tidak sebanyak kondisi normal. Namun, volume yang mencapai 34 juta kilogram ini mencerminkan bisnis angkutan kargo di industri penerbangan tetap terjaga dan masih memiliki peluang tumbuh pada tahun ini.

Awaluddin mengatakan, sesuai peraturan memang tidak ada pembatasan bagi penerbangan kargo. “Tidak ada pembatasan bagi kargo, dan justru diperluas di mana maskapai yang mengoperasikan pesawat dengan konfigurasi penumpang dapat kemudian khusus mengoperasikan penerbangan kargo dengan memuat kargo di kabin penumpang. Kami selalu berkoordinasi dengan stakeholder guna menjaga pengelolaan di pergudangan serta aspek lainnya, memastikan kargo tertangani dengan baik,” ujarnya, Minggu (7/6/2020).

Selain maskapai penumpang yang mengoperasikan penerbangan kargo, terdapat juga maskapai yang memang mengoperasikan pesawat kargo (freighter) di bandara PT Angkasa Pura II yaitu My Indo Airlines, Cargo Lux dan K-Mile Air.

PT Angkasa Pura II saat ini memiliki dua perusahaan afiliasi yang bergerak di bisnis kargo: PT Angkasa Pura Kargo (kepemilikan saham 99,99 persen) dan PT Gapura Angkasa (kepemilikan mayoritas 46,26 persen). “Kami memastikan pengelolaan dan pengiriman kargo di bandara-bandara PT Angkasa Pura II dapat tetap lancar di tengah pembatasan penerbangan,” ujarnya.

Sebagai informasi, pembatasan penerbangan dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 dilakukan pada 7 Mei – 7 Juni 2020 sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 No. 04/2020 yang diperpanjang dengan No. 05/2020. Sepanjang periode tersebut, PT Angkasa Pura II (Persero) dan maskapai fokus pada angkutan kargo di tengah adanya pembatasan penerbangan bagi perjalanan orang. (pub)