October 22, 2020

Pemprov DKI Sebut 639 Jenazah Dimakamkan dengan Prosedur Covid-19

Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta, Catur Laswanto. (Foto : Instagram @caturlasw)


Businesstoday.id, Jakarta – Ketua Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta Catur Laswanto saat menggelar acara jumpa pers di Jakarta menegaskan bahwa tidak semua dari total 639 jenazah yang telah dimakaiamkan tersebut adalah terinfeksi atau terpapar wabah pandemi global Coronavirus (Covid-19).

Dirinya memastikan bahwa hanya sebagian kecil pasien positif Corona yang didata meninggal dunia. Hal itu disampaikan Catur kepada wartawan di Gedung Balai Kota Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat.

“Yang meninggal bukan sepenuhnya positif (Covid-19), dalam pemakaman ini kita mengikuti 3 prosedur masing-masing disebut ODP (Orang Dalam Pemantauan), PDP (Pasien Dalam Pengawasan), dan yang pasien dinyatakan Positif Covid-19,” kata Catur Laswanto kepada wartawan di Jakarta, Senin (6/4/2020).

Menurut Catur, total jumlah pasien meninggal dunia yang dinyatakan positif Covid-19 hingga saat ini secara keseluruhan mencapai 126 jenazah.

Catur memastikan penggunaan prosedur tetap (protap) Covid-19 juga dilaksanakan untuk pasien ODP dan PDP yang telahmeninggal dunia. Hal itu dilakukan karena kebanyakan orang keburu meninggal dunia sebelum hasil tes resmi (Corona) dari laboratoriumnya keluar.

“Dilakukan prosedur tetap (protap) pemakaman sebagaimana halnya jenazah pasien terkonfirmasi positif COVID-19, mereka sebenarnya masih dalam proses pengetesan dan pada saat meninggal, hasil tesnya mungkin belum keluar atau memang belum sempat dilakukan pengetesan saat itu,” kata Catur Laswanto.

Dalam kesempatan ini Catur menjelaskan Pemprov DKI Jakarta memang telah membuat protap pemulasaran bagi jenazah Corona. Tindakan tersebut dilakukan dengan cara yang berbeda perlakuannya dengan jenazah pada umumnya.

Menurut Catur, protap pemulasaran jenazah diantaranya dengan cara dibungkus dengan plastik yang tidak tembus, kemudian dimasukkan kedalam peti dan tidak boleh lebih dari 4 jam jenazah harus segera dimakamkan atau dikubur. (rri) #mediamelawancovid19


Leave a Reply

Your email address will not be published.