October 28, 2020

Pengelola Gerai Pizza Hut (PZZA) Raup Untung Rp 200 Miliar di Tahun 2019

Beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp 1,30 triliun atau 10,16 persen. (Foto : Instagram @pizzahut.indonesia)


Bisnispost.com, Jakarta – Pengelola gerai Pizza Hut yaitu PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) hingga akhir 2019 membukukan pendapatan sebesar Rp3,99 triliun atau tumbuh 11,76 persen dibandingkan pendapatan tahun sebelumnya sebesar Rp3,57 triliun dan penjualan minuman menyumbang Rp426,34 miliar.

Berdasarkan laporan keuangan PZZA yang disampaikan ke BEI Kamis (30/4/2020) disebutkan, penjualan di wilayah Jakarta menyumbang pendapatan hingga 41,60 persen bagi Sarimelati pada tahun lalu. Porsi terbesar kedua pendapatan PZZA adalah penjualan di Jawa Bali yang mencapai 30,32 persen.

Penyumbang selanjutnya berasal dari wilayah Sumatra, Sulawesi, Kalimantan, dan wilayah Timur.

Sejalan dengan meningkatnya pendapatan, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp 1,30 triliun atau 10,16 persen lebih tinggi dari pada beban pokok Rp1,18 triliun pada 2018.

Kenaikan beban yang lebih kecil dari pada pendapatan menyebabkan laba kotor PZZA meningkat 12,13 persen menjadi Rp 2,68 triliun pada tahun lalu. Selain itu, beban penjualan juga meningkat 12,56 persen menjadi Rp2,24 triliun pada tahun lalu, padahal beban penjualan tahun sebelumnya hanya Rp1,99 triliun.

PZZA mengantongi laba tahun berjalan sebear Rp200,02 miliar di tahun lalu, meningkat 15,56 persen dari laba tahun berjalan Rp173,09 miliar pada 2018.

Di akhir 2019, Sarimelati Kencana memiliki total aset Rp2,11 triliun. Ekuitas perusahaan restoran ini mencapai Rp1,34 triliun dengan liabilitas Rp769,30 miliar. (emi)