Businesstoday.id, Jakarta – PT Indo-Rama Synthetics Tbk (INDR) hingga akhir tahun 2019 mencatatkan laba bersih USD41,62 juta atau turun 32,63 persen dibanding akhir tahun 2018 yang mencatatkan laba bersih USD61,78 juta.

INDR dalam laporan keuangan yang disampaikan keBursa Efek Indonesia (BEI) Rabu (22/4/2020) disebutkan penurunan laba akibat turunnya pendapatan sepanjang tahun 2019 sebesar 8,58 persen menjadi USD767,74 juta dibanding periode yang sama tahun 2018 yang tercatat USD839,45 juta.

Tapi, beban pokok pendapatan sebesar USD723,4 juta atau turun 5,85 persen dibanding akhir tahun 2018 sebesar USD768,48 juta. Sementara ekuitas tercatat USD371,42 juta atau naik 6,3 persen dibanding akhir tahun 2018 sebesar USD349,45 juta.

Sementara itu, kewajiban tercatat USD382,12 juta atau mengalami penyusutan 16,95 persen dibanding akhir tahun 2018 sebesar USD460,51 juta.

Adapun aset perseroan tercatat senilai USD753,55 juta atau turun 6,922 persen dibanding akhir tahun 2018 yang tercatat USD809,96 juta.

Kas bersih diperoleh dari aktivitas operasi tercatat USD42,36 juta atau turun 25% dibandingkan tahun 2018 tercatat USD56,21 juta. (emi)