November 26, 2020

Penuhi Kebutuhan, KKP Dorong Budidaya Kerapu di Lamongan

KKP Dorong Budidaya Kerapu di Lamongan. (Foto : Instagram @bibitikankerapu)


Bisnispost.com, Jakarta – Desa Labuhan Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kawasan sentra budidaya kerapu di tambak. Sebagian besar penduduk di lokasi tersebut melakukan budidaya ikan kerapu.

Hingga kini petambak disana berkembang menjadi salah satu produsen ikan kerapu yang memasok kebutuhan dalam negeri dan luar negeri.

“Budidaya ikan kerapu di tambak merupakan salah satu teknologi yang luar biasa dalam rangka mendukung produksi budidaya kerapu berkelanjutan,” ujar Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Slamet Soebjakto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (11/7/2020).

Slamet menjelaskan bahwa dalam rangka memenuhi permintaan pasar, baik pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri sebagai komoditas ekspor dengan sasaran utama Hongkong, Singapura, Jepang dan China, kegiatan budidaya tambak kerapu di Desa Labuhan memiliki prospek usaha yang menjanjikan.

Dengan benih kerapu cantang yang digunakan berasal dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP) Situbondo. Benih kerapu cantang merupakan keberhasilan BPBAP Situbondo mengembangkan kerapu persilangan dari induk kerapu macan betina dengan induk kerapu kertang jantan, yang secara morfologis merupakan kombinasi kedua spesies induknya.

“Tambak kerapu di Desa Labuhan ini merupakan tambak yang pertama kali dibina oleh BPBAP Situbondo, ketika saya menjadi Kepala Balai tahun 2007 dengan mencoba budidaya kerapu di tambak Bapak Karno, yang sebelumnya hanya memiliki tambak sekitar 3 Ha dan kini telah berkembang seluas 20 Ha,” papar Slamet.

“Diharapkan para petambak di Lamongan untuk dapat menjaga kualitas produksi secara berkelanjutan, dengan mengikuti petunjuk dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Dinas dan juga penyuluh setempat. Serta tak lupa juga terapkan Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB),” ungkap Slamet.

Slamet memastikan budidaya kerapu di tambak ini akan didorong pengembangannya dan fokus pada upaya peningkatan devisa ekspor. Oleh karenanya, keterlibatan pihak swasta atau pemilik modal sangat diharapkan melalui investasi di bidang ini. (inf)