October 29, 2020

Permintaan Meningkat Ditengah COVID-19, Laba Sari Roti (ROTI) Naik 20 Persen di Kuartal I 2020

Nippon Indosari Corpindo membukukan laba bersih sebesar Rp 77,8 miliar atau naik 20 persen. (Foto: Instagram @suci_2525)


Bisnispost.com, Jakarta – PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) sepanjang Kuartal I 2020. membukukan laba bersih sebesar Rp 77,8 miliar atau naik 20 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian tersebut ditopang oleh penjualan bersih tumbuh 15,3 persen hingga mencapai Rp 912,9 miliar, sejalan dengan peningkatan volume penjualan baik dari kanal penjualan modern maupun tradisional.

Penjualan tradisional, penjualan bersih ROTI berhasil tumbuh 26,1 persen dibandingkan tahun lalu yakni mencapai Rp 227 miliar. Sementara itu pada kanal penjualan modern sebagai kontributor terbesar penjualan, ROTI tetap mempertahankan momentum pertumbuhan dengan membukukan penjualan bersih Rp 657 miliar atau meningkat 13,5 persen.

“Pertumbuhan tersebut karena kami fokus pada penjualan produk-produk unggulan dan meningkatkan penetrasi pasar khususnya gerai minimarket,” ujar Sekretaris Perusahaan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) Sri Mulyana yang dikutip dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (29/4/2020).

Sementara itu, margin laba kotor perseoan berhasil dipertahankan pada kisaran 56,4 persen dengan peningkatan margin EBITDA hingga 18,3 persen. Perseroan menyebut pencapaian ini sebagai hasil positif dari kinerja produksi unggul dan efisiensi operasional yang secara berkesinambungan dijalankan perusahaan. Hingga akhir kuartal I/2020, serapan belanja modal perseroan tercatat sebesar Rp115,3 miliar atau 28,8% dari target tahun ini yang sebesar Rp400 miliar.

Terkait dengan situasi pandemi Covid-19, perseroan menilai permintaan akan produk roti sangat tinggi dan berkomitmen akan menjaga ketersediaan roti mereka. Perseroan juga telah menerapkan protokol kesehatan yang berlaku, termasuk jaga jarak fisik dan pemakaian masker pada setiap aktivitas bekerja, jelas Sri

Sri mengungkapkan, saat ini perseroan mengoperasikan 14 pabrik dengan sebaran 13 pabrik berlokasi strategis di Indonesia dan 1 pabrik di Filipina. Untuk mengatasi potensi pertumbuhan bisnis roti di tanah air, perusahaan sedang membangun 2 pabrik baru dengan lokasi di Pekanbaru dan Banjarmasin yang diharapkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2020.

Pada Maret lalu, ROTI juga telah melakukan program donasi bertajuk “Sari Roti Peduli” dengan membagikan ribuan roti kepada tenaga medis di berbagai kota antara lain Jakarta, Bekasi, Depok, Tangerang, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Samarinda. (emi)