October 23, 2020

Masih Banyak, Polisi Catat 18.958 Pelanggaran Selama PSBB di Jakarta

Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo. (Foto: Humas Polri)


Businesstoday.id.com, Jakarta – Sepekan berjalannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta, polisi mencatat ada belasan ribu pelanggaran. Berdasarkan data Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya pada periode 13 – 19 April 2020, tercatat ada 18.958 pelanggaran.

Jumlah pelanggaran tersebut terjadi pada kendaraan roda dua dan empat. Grafik pelanggaran yang tercatat sendiri mengalami naik turun. Pada hari pertama, ditemukan 3.474 pelanggaran. Jumlah ini menurun pada hari kedua dan ketiga menjadi 2.090 pelanggaran dan 1.337 pelanggaran.

Pada hari keempat, jumlah pelanggaran yang tercatat kembali naik menjadi 1.715. Angka pelanggaran melonjak drastis pada hari kelima menjadi 3.990 pelanggaran. Pelanggaran menurun lagi di hari kelima menjadi 3.451 pelanggaran, dan kembali menurun di hari keenam dengan 2.901 pelamggaran.

Dirlantas Polda Metro Jaya (Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P) mengatakan, penyebab kenaikkan jumlah pelanggaran pada dua hari terakhir dipengaruhi oleh lokasi penindakan yang meluas. Selain mengandalkan pos check point, polisi juga memaksimalkan pos pemantauan lalu lintas.

“Iya, ada peningkatan. Karena dua hari terakhir ada penambahan penindakan teguran di pos pantau, tidak hanya check point,” kata Kombes. Pol. Sambodo Purnomo Yogo, S.I.K., M.T.C.P.

Ia menjelaskan, pelanggaran yang ditemukan beraneka ragam. Mulai dari ojek online yang mengangkut penumpang, pengendara tidak mengenakan masker dan sarung tangan, suhu tubuh di atas ketentuan, sampai pengemudi kendaraan roda dua yang tidak satu alamat berboncengan.

“Ada juga jumlah penumpang melebihi kapasitas, tidak menaati jam operasional, dan tidak menjaga jarak antar penumpang,” pungkas Dirlantas Polda Metro Jaya. (pol)


Leave a Reply

Your email address will not be published.