Presiden AS Donald Trump akan Beri Insentif Perusahaan Industri Manufaktur

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump. (Foto: Instagram @realdonaldtrump)


Bisnispost, Jakarta – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan, perpajakan adalah insentif bagi perusahaan untuk mengembalikan kegiatan manufaktur kembali ke tanah air.

Seperti dilansir Reuters, Donald Trump berencana akan menerapkan pajak baru kepada perusahaan-perusahaan milik AS namun yang memproduksi barang-barang mereka di luar negeri.

Ini menjadi langkah lain yang bisa Trump lakukan untuk mendorong rantai pasokan menjauh dari China dan meningkatkan hambatan perdagangan baru dengan negeri Tirai Bambu itu. 

Namun, dirinya tidak merinci atau belum menjelaskan secara detail apakah kebijakan tersebut akan menjadi tarif lintas baru atau bentuk pajak lain. Namun yang jelas kebijakan baru tersebut tetap akan membutuhkan persetujuan Kongres AS.

“Anda tahu, jika kami ingin memasang perbatasan kami sendiri, seperti yang dilakukan negara lain kepada kami, Apple akan membangun 100 persen produk mereka di Amerika Serikat, begitulah cara kerjanya,” kata Trump, Kamis (14/4/2020).

Seorang pajabat AS menyebutkan, pemerintahan Trump saat ini dedang berupaya melakukan “turbocharging” untuk mendorong perusahaan memindahkan produksi jauh dari China.

Dirinya menyebut bahwa langkah Donald Trump ini sebagai cara untuk menghukum Beijing karena kasus penanganan awal wabah pandemi global Covid-19.

Sebelumnya, Trump mengaku akan  mempertimbangkan untuk memberikan keringanan pajak kepada perusahaan yang mengembalikan operasi manufaktur kembali ke AS. Ia menyatakan bisa mengenakan pajak kepada perusahaan tersebut jika tetap tidak ingin pulang kembali ke AS. 

“Sejujurnya, satu insentif adalah membebankan pajak untuk mereka ketika mereka membuat produk di luar. Kita tidak perlu berbuat banyak untuk mereka. Mereka harus melakukannya untuk kita,” jelasnya. (rri)


WhatsApp chat