December 2, 2020

Proyeksi Bank Mandiri, Ekonomi Indonesia Bakal Minus 3,4 % di Kuartal II

Ekonomi Indonesia Bakal Minus 3,4 % di Kuartal II. (Foto : mimbar-rakyat.com)


Bisnispost.com, Jakarta –  Chief Economist PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) Andry Asmoro mengatakan perekonomian Indonesia akan mengalami pertumbuhan terburuk untuk tahun ini yaitu terjadi pada kuartal II yang diproyeksikan terkontraksi hingga 3,4 persen.

Andry menyatakan perkiraan Bank Mandiri terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II-2020 tidak jauh berbeda dengan prediksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yaitu turun 3,1 persen.

“Ekspektasi kami sudah sejak sebulan lalu kita membuat forecast untuk kuartal kedua ini adalah minus 3,4 persen,” katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu.

Di sisi lain, Andry menyatakan perekonomian Indonesia memiliki potensi pemulihan dan pertumbuhan positif pada kuartal IV mendatang dengan asumsi tidak terjadi gelombang kedua pada kasus COVID-19.

“Kita melihat ada peluang pada 2020 yaitu pertumbuhan positif terjadi di kuartal IV. Namun kalau terjadi second wave bisa saja pemulihan ekonomi domestiknya tidak lebih cepat dari kuartal IV,” ujarnya.

Ia menuturkan potensi pertumbuhan positif itu dapat dicapai melalui penerapan normal baru atau new normal dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan sehingga mampu mendorong perekonomian di beberapa sektor dan daerah.

“Menurut kami perekonomian domestik punya peluang untuk recovery kalau protokolnya dilaksanakan dengan ketat dan tidak ada penerapan PSBB secara masif lagi,” jelasnya. (ten)