October 25, 2020

PT Pyridam Farma Tbk hingga Kuartal I 2020 Raih Laba Bersih Rp 4,36 Miliar

aba usaha diraih Rp 6,20 miliar naik dari laba usaha tahun sebelumnya. (Foto : Instagram @noviope)


Bisnispost.com, Jakarta – Perusahaan bergerak dalam bidang produksi dan pengembangan obat-obatan (farmasi) dan perdagangan peralatan medis PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) hingga kuartal I 2020 meraih laba bersih tahun berjalan Rp4,36 miliar atau naik 131,54 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang hanya mencapai sebesar Rp1,88 miliar.

Laporan keungan interim tidak diaudit Pyridam Farma (PYFA) yang disampaikan ke BEI Rabu (6/5/2020) menyebutkan, hingga kuratal I 2020 pendapatan bersih sebesar Rp79,03 miliar atau naik 23,84 persen dari periode sama tahun sebelumnya yang mencapai Rp63,81 miliar

Beban pokok penjualan kuartal I 2020 naik menjadi Rp29,74 miliar dari Rp25,46 miliar pada periode sama tahun 2019. Sehingga perseroan mampu mencatatkan laba bruto pada kuartal I ini naik menjadi Rp49,29 miliar dari Rp38,35 miliar pada sebelumnya.

Laba usaha diraih Rp6,20 miliar naik dari laba usaha tahun sebelumnya yang Rp3,22 miliar. Sedangkan laba sebelum pajak penghasilan diraih Rp5,60 miliar naik dari laba sebelum pajak Rp2,52 miliar tahun sebelumnya.

Sehingga PYFA mampu mencatatkan jumlah laba komprehensif hingga periode 31 Maeret 2020 sebesar Rp4,36 miliar naik dari jumlah laba komprehensif periode yang sama tahun sebelumnya yang Rp1,88 miliar.

Laba persaham PYFA naik menjadi Rp8,16 per saham hingga akhir kuartal I 2020 jika dibandingkan dengan periode akhir 2019 yang hanya Rp3,52 per saham.

Liabilitas perseroan pada kuartal I 2020 naik menjadi Rp75,95 miliar dari akhir tahun 2019 sebesar Rp66,06 miliar,sedangkan ekuitas naik menjadi Rp129,09 miliar pada kuartal I dari pada akhir tahun 2019 ekuitas PYFA Rp124,72 miliar.

Sehingga akibat dari penambahan liabilitas dan ekuitas mengakibatkan Jumlah aset perseroan naik menjadi Rp205,05 miliar hingga periode 31 Maret 2020 dari jumlah aset Rp190,78 miliar hingga periode 31 Desember 2019.

Sedangkan kas dan setara kas akhir periode PYFA yang naik menjadi Rp6,06 miliar hingga akhir kuartal I ini, jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2019 yang masih berada di angka Rp1,80 miliar. (mit)