October 21, 2020

Punya Mitra Lebih dari 6.500 UMKM, Cashlez akan Go Public Tahun 2020

Manajemen Cashlez dari kiri ke kanan : Teddy Tee CEO Cashlez, Leny Tan CRO Cashlez, Steven Samudera Komisaris Utama Cashlez. (Foto : Dok. Cashlez).


Businesstoday.id, Jakarta – PT Cashlez Worldwide Indonesia (Cashlez) sebuah perusahaan finansial  teknologi  (fintech)  payment  gateway berencana akan melakuķan penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) saham pada tahun ini. 

Teddy menjelaskan, selain untuk  modal  kerja,  dana  hasil  IPO  juga  untuk  mendapatkan  pertumbuhan  non‐organik  dengan mengakuisisi  perusahaan‐perusahaan yang  memiliki  product/service offering  yang  akan melengkapi  ekosistem  one  stop  solution  yang  ditawarkan  ke  para customer  PT  Cashlez  Worldwide Indonesia.

“Kami  meminta  doa  dan  restu  dari  publik  agar  semua  proses IPO  dapat  berjalan lancar sesuai  rencana,” kata Teddy Setiawan Tee, pendiri dan CEO PT Cashlez Worldwide Indonesia, melalui siaran persnya yang diterima redaksi, Kamis (12/3/2020).

Menurut Teddy, Cashlez tidak hanya  menyediakan  layanan  finansial  teknologi  yang  memudahkan  transaksi pemmbayaran  berupa  solusi  dan  ekosistem  bisnis  saja.

“Kami  juga  membantu  para pelaku usaha untuk terus berkembang melalui kemudahan-kemudahan dari fitur yang kami tawarkan  dengan  menyediakan  one  stop  solution  bagi  para pelaku  usaha  untuk mengembangkan usahanya.” katanya.

Pada akhir tahun 2019, berhasil menjaring lebih dari 6.500 UMKM menjadi mitra yang Cashlez sebagai perusahaan payment aggregator fintech.

Selain  itu,  Cashlez juga  bekerjasama  dengan  berbagai  pihak  bank  yaitu  Bank Mandiri,  BNI,  Maybank, dan BTPN. 

Saat ini, PT Cashlez Worldwide Indonesia telah digunakan oleh banyakmerchant di Indonesia, seperti Informa, Gramedia, Fabelio, Ternakopi by Kaesang Pangarep dan lain sebagainya. (*/bud)


Leave a Reply

Your email address will not be published.