October 20, 2020

Rugi PT Binakarya Jaya Abadi (BIKA) Bengkak Jadi Rp 82,5 Miliar Disepanjang 2019

Beban pokok pendapatan BIKA naik 3,79 menjadi Rp 214,16 miliar. (Foto : Instagram @binakaryajayaabadi)


Bisnispost.com, Jakarta – PT Binakarya Jaya Abadi Tbk (BIKA) hingga akhir 2019 mencatatkan rugi tahun berjalan sebesar Rp82,55 miliar atau naik 80,71 persen dari rugi tahun berjalan sebelumnya yang hanya Rp 45,68 miliar.

Laporan keungan Binakarya Jaya Abadi (BIKA) yang disampaikan ke BEI Selasa (28/4/2020), menyebutkan pada akhir 2019 meraih pendapatan Rp394,07 miliar atau turun 3,36 pesen dibandingkan pendapatan Rp407,81 miliar di periode sama tahun sebelumnya.

Beban pokok pendapatan BIKA naik 3,79 menajdi Rp214,16 milair dibandingkan pada tahun sebelumnya Rp2016,34 miliar.Laba bruto turun 10,70 persen menjadi Rp179,90 miliar dari laba bruto Rp201,47 miliar pada tahun sebelumnya.

Jumlah rugi komprehensif tahun berjalan yang dapat di atribusikan kepada pemilik entitas induk susut 8,55 persen menjadi Rp24,89 miliar pada 2019 bandingkan Rp27,22 miliar pada 2018. sehingga rugi persaham BIKA terjadi penyusutan menjadi Rp42,15 per saham dibandingkan tahun sebelumnya Rp45,76 per saham.

Jumlah liabilitas perseroan naik menjadi Rp1,744 triliun pada 2019 pada tahun sebelumnya Rp1,674 triliun pada akhir 2018,untuk ekuitas terjadi penurunan menjadi Rp614,16 miliar pada 2019 dibandingkan tahun sebelumnya Rp658,71 pada 2018.

sehingga total aset perseroan mencapai Rp2,358 triliun hingga periode 31 Desember 2019 naik tipis dari RP2,333 triliun pada periode 31 Desember 2018.

Kas dan setara kas pada akhir tahun BIKA terjadi penyusutan 6,81 persen menjadi Rp 114,15 miliar per 31 Desember 2019 sedangkan pada 2018 masih dicatatkan di angka Rp122,50 miliar.

BIKA bergerak dibidang pembangunan dan pengembangan proyek properti, operator komplek properti terpadu, perhotelan serta pemilik dan operator wahana taman bermain (amusement park) yang bernama Palm Bay Water Park. (emi)

Share this: