October 21, 2020

Stabilkan Harga, Kementan Tetap Berlakukan Rekomendasi Impor Bawang


Businesstoday.id, Jakarta – Pandemi virus corona (Covid-19) membuat beberapa bahan pokok pangan terganggu distribusinya sehingga membuat harga melonjak, terutama bawang putih dan bawang bombai. Untuk menstabilkan harga, pemerintah melalui Kementerian Pertanian mengambil langkah cepat dengan melakukan relaksasi importasi.

Relaksasi importasi ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 27 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 44 Tahun 2019, tentang Ketentuan Impor Produk Hortikultura.

Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, Prihasto Setyanto, mengatakan inti dalam Permendag tersebut adanya penambahan satu pasal yaitu Pasal 35A. Ia menjelaskan ketentuan mengenai impor bawang bombai dengan Pos Tarif/HS 0703.10.19 dan bawang putih dengan Pos Tarif/HS 0703.20.90 dikecualikan dari Persetujuan Impor dan Laporan Surveyor (LS).

“Pembebasan ini berlaku mulai Kamis 19 Maret hingga Minggu tanggal 31 Mei mendatang,” ujar Setyanto yang akrab dipanggil Anton dalam keterangan di Jakarta, Sabtu (21/3/2020).

Anton memaparkan, tindakan pembebasan ini merupakan langkah pemerintah yang diharapkan mempermudah mendatangkan pasokan bawang putih dan bawang bombai, sehingga harga kembali stabil.

Namun demikian, adapun ketentuan mengenai Importasi Produk Hortikultura sudah tertuang dalam Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2010, pasal 88 yang menyatakan bahwa impor produk hortikultura wajib memenuhi beberapa syarat. Selanjutnya diikuti oleh ketentuan maupun peraturan di bawahnya yaitu Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) dan Peraturan Menteri Pertanian (Permentan).

“Sehingga kedua kebijakan ini harus sesuai undang-undang tersebut,” lanjutnya. (sin)


Leave a Reply

Your email address will not be published.