November 29, 2020

Terminal Bus Poris Plawad dan Jatijajar Kembali Layani Angkutan AKAP

Terminal-terminal di Jabodetabek tetap harus menjalankan protokol kesehatan. (Foto : Palapanews.com)


Bisnispost.com, Jakarta – Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) telah membuka kembali pengoperasian layanan angkutan penumpang Bus Angkutan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Bus Poris Plawad, Tangerang dan Terminal Bus Jatijajar, Depok.

Dengan demikian, seluruh empat terminal bus dibawah kewenangan BPTJ telah sepenuhnya melayani Bus AKAP.

“Layanan angkutan penumpang ini telah kembali dioperasikan masing-masing sejak 20 Juni 2020 (Terminal Poris Plawad), dan 4 Juli 2020 (Terminal Jatijajar). Sementara terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan dan Terminal Baranangsiang, Bogor telah lebih dahulu kembali melayani Bus AKAP, yakni sejak 8 Juni 2020 lalu,” ungkap Kepala BPTJ, Polana B. Pramesti, Selasa (7/7/2020).

Seperti diinformasikan sebelumnya, sejak 24 April 2020 semua terminal bus di Jabodetabek telah menghentikan sementara layanan Bus AKAP, menyusul kebijakan larangan sementara penggunaan sarana transportasi untuk mudik berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 25 Tahun 2020.

Kebijakan tersebut lantas diperpanjang hingga 7 Juni 2020 melalui Keputusan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor KM 116 Tahun 2020 Tentang Perpanjangan Masa Berlaku Peraturajn Menteri Perhubungan Nomor 25 Tahun 2020 Tentang Pengendalian Transportasi Selama Masa Mudik Idul Fitri Tahun 1441 H Dalam Rangka Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Polana menyampaikan bahwa pembukaan kembali layanan operasional Bus AKAP pada Terminal Jatijajar Depok dan Poris Plawad Tangerang dilakukan atas rekomendasi dari pemerintah daerah / gugus tugas yang ada di masing-masing wilayah.

“Kami senantiasa berkomunikasi aktif dengan pemerintah daerah / gugus tugas di masing-masing wilayah, dan semangat kita tetap sama yakni fokus untuk dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” ungkap Polana.

Untuk itu Polana menambahkan bahwa dalam memberikan layanan kepada masyarakat, terminal-terminal di Jabodetabek tetap harus menjalankan protokol kesehatan seperti penerapan physical distancing berupa pembatasan jumlah penumpang maupun pengaturan tempat duduk.

Sebelumnya Polana menyampaikan, terminal-terminal bus di Jabodetabek kembali membuka layanan operasional bus AKAP dan AKDP mulai 8 Juni 2020. Namun dari sembilan terminal yang melayani bus AKAP terdapat dua terminal bus yang tetap belum melayani bus AKAP yaitu Terminal Jatijajar Depok dan Terminal Poris Plawad Tangerang.

Sementara 7 (tujuh) terminal yang sudah kembali melayani AKAP adalah Terminal Baranangsiang Bogor, Terminal Pondok Cabe Tangerang Selatan, Terminal Kalideres, Terminal Tanjung Priok, Terminal Pulogebang, Terminal Kampung Rambutan serta Terminal Bekasi. “Pada saat Terminal Jatijajar dan Poris Plawad belum melayani AKAP, kedua terminal tersebut sudah melayani bus AKDP dan tetap beroperasi memberikan layanan bagi angkutan perkotaan dan lintas wilayah di dalam Jabodetabek (TransJabodetabek),” jelas Polana.

Pengguna Layanan Belum Signifikan

Namun demikian, dari data yang tercatat pada empat Terminal Bus dibawah pengelolaan BPTJ yaitu Terminal Jatijajar, Terminal Baranangsiang, Terminal Poris Plawad dan Terminal Pondok Cabe, pengguna layanan belum signifikan apabila dibandingkan dengan jumlah penumpang pada saat sebelum terjadi pandemi.

Untuk Terminal Baranangsiang, Bogor, produksi rata-rata penumpang harian AKAP dari 8 Juni 2020 sampai dengan 5 Juli 2020 terdapat sekitar 105 orang. Sementara produksi rata-rata harian penumpang AKAP sebelum pandemi pada Januari yang berangkat dari Terminal Baranangsiang tercatat sebanyak 1.636 orang.

Untuk Terminal Pondok Cabe, Tangerang Selatan, produksi harian rata-rata penumpang dari 8 Juni sampai dengan 5 Juli 2020 sekitar 15 penumpang. Sedangkan pada Januari rata-rata harian keberangkatan penumpang dari terminal ini sebanyak 73 orang.

Data produksi harian penumpang Terminal Poris Plawad yang baru mulai beroperasi pada 20 Juni 2020 sampai dengan 5 Juli 2020 tercatat rata-rata kurang lebih 103 penumpang setiap hari. Sementara pada Januari 2020 apabila dirata-rata, terdapat keberangkatan penumpang sekitar 654 orang setiap harinya.

Sementara untuk Terminal Jatijajar Depok, telah memberangkatkan penumpang AKAP sebanyak 195 orang pada 4 Juli 2020 dan 167 penumpang padaù 5 Juli 2020. Sebagai informasi pada Januari 2020 rata-rata harian penumpang AKAP yang berangkat melalui Terminal Jatijajar Depok mencapai 551 orang. (pub)