October 24, 2020

Tolak Bahas Omnibus Law di Tengah Covid-19, Demokrat Interupsi

Wakil Ketua DPR, Azis Syamsudin. (Foto: Instagram @azissyamsuddin.korpolkam)


Businesstoday.id, Jakarta – DPR kembali menggelar Rapat Paripurna (Rapur) Masa Persidangan III 2019-2020, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat. Pelaksanaan Rapur ini dihadiri oleh 37 anggota dewan secara langsung, serta 278 hadir secara virtual.

Ada beberapa agenda yang dibahas dalam sidang kali ini. Salah satunya pembacaan surat presiden (supres) tentang RUU Omnibus Law Cipta Kerja (Cipker) yang masih menuai kontroversi.

“Adanya pesetujuan terhadap surat, yaitu Surat Presiden bergaris miring R06 tanggal 7 Februari 2020 dan Rancangan Undang-Undang tentang Cipta Kerja yang telah dibahas di dalam rapat konsultasi pengganti Bamus pada tanggal 1 April 2020 serta hal-hal pembahasan yang telah disepakati untuk dilanjutkan, diteruskan ke tingkat Badan Legislasi,” kata Wakil Ketua DPR sekaligus pimpinan sidang, Azis Syamsudin.

Belum lama Azis membuka Rapur, interupsi melayang dari Anggota Komisi III dari Fraksi Demokrat, Benny K Harman.

Ia meminta pimpinan DPR untuk fokus membahas tata tertib (tatib) baru pelaksanaan rapat virtual dan penangan pandemi Covid-19.

Pembahasan mengenai beberapa RUU, termasuk Omnibus Law Cipker, kata Benny, harus ditunda. DPR, kata dia harus memprioritaskan masalah yang paling urgen saat ini.

“Enggak enak pimpinan di tengah-tengah Covid rakyat kita susah. Belum mengatasi Covid, untuk makan saja susah saat ini. Kok tiba-tiba kita ngomong soal Omnibus Law-lah, soal Undang-Undang (UU) Mahkamah Konstitusi(MK)-lah. Tunda dulu lah itu,” kata Benny, Kamis (2/4).

Senada, rekan satu fraksinya, Herman Khaeron juga meminta agar anggota DPR bisa bijak, untuk fokus membahas permasalahan Covid-19.

Hal ini, kata Herman perlu dilakukan agar fungsi pengawasan DPR benar-benar sesuai dengan harapan masyarakat. Sebagai wakil rakyat, anggota dewan wajib membuka dan melihat keadaan rakyat saat ini.

“Rakyat dihantui ketakutan virus Corona, rakyat dihantui usaha mereka terhambat oleh situasi saat ini. Sekali lagi kami katakan, lebih baik masa sidang ini kita fokus untuk menangai virus corona,” tegas Herman. (aln)


Leave a Reply

Your email address will not be published.