October 28, 2020

Trisula Corporation Dukung Penanganan Covid-19 dengan Donasi Alat Kesehatan

Chairman and CEO Trisula Corporation, Kiky Suherlan. (Foto : Trisula.com)


Businesstoday.id, Jakarta – Trisula Corporation, pemilik saham mayoritas di tiga perusahaan publik, yaitu PT Trisula International Tbk (TRIS), PT Trisula Textile Industries Tbk (BELL), dan PT Chitose Internasional Tbk (CINT) turut serta membantu proses penanganan pandemi corona atas Covid-19.

Grup perusahaan yang beroperasi lebih dari 50 tahun ini memberikan donasi produk Alat Pelindung Diri (APD) non medis dan hospital bed yang terdiri atas ranjang rumah sakit termasuk matras khusus C-PRO kepada pihak-pihak terkait yang membutuhkan dalam program Corporate Social Responsibility (CSR).

Direktur Utama TRIS Santoso Widjojo menjelaskan bahwa upaya tersebut sebagai bentuk dukungan Trisula Corporation kepada pemerintah dalam menghadapi kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

“Kami harap melalui program ini dapat membantu mereka yang membutuhkan,” ujar Santoso dalam keterangan tertulis, Minggu (12/4/2020)

Masker nonmedis tersebut dapat digunakan berulang sampai 30 kali pencucian normal, menggunakan bahan kain woven polyester, water repellent, dan anti mikroba yang bersertifikat Oeko-Tex dan Bluesign Approved yang diproduksi oleh BELL, serta dijahit oleh PT Trisco Tailored Apparel Manufacturing dan PT Trimas Sarana Garment Industry yang merupakan anak usaha dari TRIS.

Trisula Corporation menargetkan akan menyumbangkan sebanyak 100.000 masker non medis. Rencananya, 21 April 2020 mendatang, masker non medis tersebut akan diberikan kepada sekitar 10.000 pekerja di jalan yang membutuhkan untuk mengurangi risiko penyebaran.

Direktur Utama BELL Karsongno Wongso Djaja mengatakan dalam kondisi ini masih banyak masyarakat yang harus bekerja dan beraktivitas, yang mana secara tidak langsung terus menopang kinerja perekonomian nasional.

“Oleh karena itu, gerakan CSR ini merupakan peran serta kami sebagai perusahaan tekstil yang sudah beroperasi sejak tahun 1968 dengan keahlian yang dimiliki untuk membantu pemerintah dalam menghadapi kondisi pandemi ini,” ujarnya.

Selain masker non medis, Trisula Corporation bekerjasama dengan Yayasan Hope Indonesia memproduksi APD baju hazmat yang akan diberikan untuk para tenaga kesehatan. Baju hazmat terbuat dari kain woven polyester memiliki kualitas anti mikroba, tahan air, dan reusable, bisa digunakan berulang sampai 25 kali pencucian normal.

Adapun produksi APD baju hazmat ini telah dimulai pada awal bulan April 2020. Sebanyak 1.000 baju hazmat akan disumbangkan melalui Yayasan Hope Indonesia, sedangkan 4.000 potong lainnya disumbangkan melalui beberapa yayasan maupun didistribusikan secara langsung kepada rumah sakit kecil yang perlu mendapat bantuan.

Sementara itu, Trisula Corporation melalui CINT juga turut membantu rumah sakit kecil di Indonesia yang membutuhkan hospital bed sebanyak 500 unit dengan matras khusus C-PRO sebanyak 100 unit.

Direktur Utama Dedie Suherlan mengatakan sebagai produsen furniture pihaknya juga ingin turut berkontribusi dalam penanganan pandemi Covid-19 ini. Harapannya, hospital bed tersebut dapat membantu rumah sakit yang kekurangan tempat tidur dalam menangani peningkatan pasien akibat kondisi pandemi ini.

“Kami berinisiatif menyumbangkan ranjang khusus rumah sakit serta matras khusus C-PRO karena hal ini sesuai keahlian kami dibidang furniture,” ujarnya. (*/tim)


Leave a Reply

Your email address will not be published.