November 30, 2020

Wilmar Cahaya Indonesia (CEKA) Catat Laba Naik Jadi Rp 66 Miliar di Kuartal I 2020

Jumlah beban usaha naik menjadi Rp28,03 miliar atau 64,14 persen. (Foto : Instagram @zemyprabowo)


Bisnispost.com, Jakarta – PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk (CEKA) hingga kuaratal I 2020 ini membukukan laba bersih sebesar Rp66,35 miliar atu naik 11,56 persen dari Rp59,47 miliar pada periode yang sama tahun sbelumnya.

Dari data laporan keungan interim CEKA yang dimuat pada laman BEI Rabu (13/5/2020) disebutkan,penjualan neto kuartal I ini naik 24,17 persen dibandingakn tahun sbelumnya menajdi Rp915,78 miliar dari Rp737,47 miliar,dengan beban pokok penjualan sebesar Rp810,72 miliar atau naik 26,46 persen dari Rp641,10 miliar pada periode yang sama tahun 2019.

Laba bruto yang di bukukan pada kuartal I ini otomatis naik menjadi Rp105,06 milair atau 9 persen dari Laba bruto peride yang sama tahun sebelumnya.

Jumlah beban usaha naik menjadi Rp28,03 miliar atau 64,14 persen dari Rp17,08 miliar sehingga laba usaha yang di catatkan per 31 Maret 2020 sebesar Rp77,02 miliar atu turun 2,88 persen dari Rp79,31 miliar.

Jumlah beban pajak penghasilan turun 12,03 persen menjadi Rp17,40 miliar jika dibandingkan dengan beban pajak tahun sbelumnya Rp19,78 miliar.

Sehingga labaper saham dasar CEKA naik menajdi Rp112 per saham pada kuartal I 2020 dari Rp100 pada tahun sebelumnya.

Liabilitas perseroan turun menjadi Rp233,82 miliar dari Rp261,78 miliar, ekuitas naik menjadi Rp1,197 triliun dari rp1,131 triliun.

Jumalah aset Wilmar per 31 Maret 2020 naik tipis menjadi Rp1,431 triliun dari pada akhir 2019 sebesar Rp1,393 triliun.

Kas dan setar kas pada akhir periode yang dibukukan oleh perseroan sbesar Rp519,22 miliar atau naik signifikan dari Rp125,08 miliar . (emi)