Shanghai Electric Pamerkan “Keunggulan Integrasi” di Ajang WFES 2026 Lewat Berbagai Solusi Energi yang Mencakup Seluruh Skenario untuk Timur Tengah

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ABU DHABI, Uni Emirat Arab, 16 Januari 2026 /PRNewswire/ — Shanghai Electric (SEHK: 2727, SSE: 601727) berpartisipasi di ajang World Future Energy Summit (WFES) 2026 yang resmi dibuka hari ini di Abu Dhabi National Exhibition Center. Di ajang tersebut, Shanghai Electric memamerkan solusi energi terpadu untuk seluruh skenario penggunaan, mencakup pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), desalinasi air, sistem penyimpanan energi hibrida, energi hidrogen, dan bahan bakar hijau. Dengan berpartisipasi di ajang ini, Shanghai Electric semakin berkomitmen mendukung Timur Tengah membangun ekosistem energi yang tangguh, cerdas, dan berkelanjutan.

jwplayer.key=”3Fznr2BGJZtpwZmA+81lm048ks6+0NjLXyDdsO2YkfE=”

 

jwplayer(‘myplayer1’).setup({file: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2862497/WFES2026.mp4’, image: ‘https://mma.prnasia.com/media2/2862497/WFES2026.mp4?p=medium’, autostart:’false’, stretching : ‘uniform’, width: ‘512’, height: ‘288’});

Timur Tengah memiliki sumber daya migas yang melimpah serta potensi tenaga surya yang masif. Namun, wilayah ini memiliki sumber daya air yang terbatas. Kondisi tersebut membuat jalur transisi energi Timur Tengah memiliki tantangan yang unik dan kompleks.

Sebagai salah satu pameran energi terbarukan terbesar dan paling berpengaruh di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara, WFES mempertemukan pembuat kebijakan global, pemimpin industri, dan inovator teknologi untuk membahas tantangan transisi energi serta mendorong perkembangan solusi energi berkelanjutan.

"Transisi energi bukan hanya memadukan berbagai teknologi yang terpisah-pisah, namun juga integrasi yang mencakup level sistem," ujar Zhu Weiwen, Deputy Director, Marketing, Shanghai Electric Power Generation Group. "Shanghai Electric berperan sebagai integrator sistem. Kami menganggap integrasi energi terbarukan dengan penetrasi tinggi, stabilitas jaringan, produksi bahan bakar hijau, dan dekarbonisasi industri sebagai sebuah kesatuan yang saling terhubung. Dengan pendekatan ini, kami menawarkan jalur transisi yang dapat diterapkan bagi pelanggan di Timur Tengah."

Sejalan dengan visi tersebut, paviliun pameran Shanghai Electric dirancang secara menarik dan berbasiskan skenario penggunaan melalui empat zona solusi terintegrasi yang menggambarkan rantai nilai energi secara menyeluruh—mulai dari produksi energi dan penyimpanan energi, hingga konversi dan pemanfaatan energi secara efisien.

Di zona pameran PLTS dan PLTB Terintegrasi, Shanghai Electric menampilkan sejumlah proyek seperti Dubai Solar Park sebagai referensi proyek terintegrasi yang saling melengkapi antara PLTS terkonsentrasi (concentrated solar power/CSP), fotovoltaik, dan sistem penyimpanan energi untuk memasok listrik selama 24 jam. Zona pameran ini juga memperlihatkan keahlian Shanghai Electric dalam bidang desalinasi air laut, termasuk teknologi distilasi multiefek berbasiskan termal (MED) dan reverse osmosis (RO) berbasiskan membran.

Zona Pameran Dukungan Jaringan Listrik dan Sistem Penyimpanan Energi Hibrida memamerkan stabilitas jaringan listrik dengan penetrasi energi terbarukan yang tinggi. Shanghai Electric menampilkan solusi "flywheel energy storage + synchronous condenser" yang menyediakan dukungan inersia penting dan pengaturan frekuensi cepat. Solusi tersebut telah diterapkan di berbagai proyek, termasuk PLTS Penasco di Meksiko.

Di zona pameran Power-to-X dan Energi Hidrogen, Shanghai Electric memamerkan elektrolisis seri Bristack® dengan tingkat konsumsi energi terbaik di industri, yakni 3,94 kWh/Nm³. Selain itu, Shanghai Electric juga menampilkan model skala Proyek Percontohan Metanol Hijau Taonan di Provinsi Jilin, Tiongkok. Sebagai proyek percontohan metanol hijau berskala besar pertama di Tiongkok, proyek tersebut mengintegrasikan hidrogen dari PLTB dengan teknologi produksi metanol hijau berbasiskan biomassa. Lebih lagi, proyek tersebut telah memperoleh sertifikat ISCC EU untuk seluruh prosesnya.

Di zona pameran Kawasan Industri Nol Karbon, Shanghai Electric menampilkan jalur transformasi rendah karbon bagi kawasan industri dengan tingkat konsumsi energi yang tinggi. Pendekatan ini mengandalkan sinergi antara turbin industri berperforma tinggi dan sistem manajemen energi cerdas untuk meningkatkan efisiensi pada level sistem serta pengaturan energi yang lebih cerdas.

Seluruh solusi yang ditampilkan Shanghai Electric didukung oleh rekam jejak proyek. Mulai dari Proyek Fotovoltaik AI Sadawi berkapasitas 2 GW di Arab Saudi dan Proyek Desalinasi Air Laut Safi di Maroko, hingga Pembangkit Listrik Tenaga Gas Pancevo di Serbia serta Proyek Metanol Hijau Taonan di Tiongkok. Lewat beragam proyek di berbagai negara dan skenario aplikasi ini, Shanghai Electric terbukti mampu menghadirkan sistem energi terintegrasi yang kompleks secara lintaswilayah.

Pada hari pertama pameran, Shanghai Electric juga menggelar sejumlah roadshow teknis yang membahas topik-topik utama di kawasan, seperti perpaduan sistem energi dan desalinasi, bahan bakar hijau, serta stabilitas jaringan listrik. Kegiatan ini menarik banyak minat para pelaku industri.

Sebagai mitra tepercaya untuk sistem energi, Shanghai Electric terus mendukung Timur Tengah dan pasar global yang ingin mengubah kekayaan sumber daya alam menjadi energi yang berkelanjutan, andal, dan ramah lingkungan demi masa depan.

Informasi selengkapnya: https://www.shanghai-electric.com/group_en/

 

 

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026â„¢ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026â„¢ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026â„¢ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:11 WIB

Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”

Berita Terbaru

Memilih kaos branded memang bukan hanya soal merek saja, tetapi juga soal bahan, jahitan, dan ketahanan desain pada kaos tersebut. (Dok. Natgeostore.id)

Bisnis

5 Hal yang Perlu Diperiksa Saat Membeli Kaos Branded

Kamis, 9 Jul 2026 - 13:13 WIB