Huawei ICNMaster MDAF Dorong Perkembangan Jaringan Inti Menuju AN L4

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 3 Maret 2026 - 00:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BARCELONA, Spanyol, 3 Maret 2026 /PRNewswire/ — Di era digital saat ini, kehidupan modern dan aktivitas ekonomi sangat bergantung pada jaringan telekomunikasi. Stabilitas jaringan secara langsung memengaruhi kesejahteraan digital masyarakat dan partisipasi sosial. Sebagai "otak" jaringan telekomunikasi, jaringan inti melayani puluhan juta pengguna. Gangguan layanan sekecil apa pun dapat berdampak besar bagi masyarakat. Setelah jaringan semakin kompleks, metode operasional dan pemeliharaan (O&M) biasa tidak lagi memadai. Autonomous Networks (AN) Level 4 (L4) kini dipandang sebagai arah pengembangan utama.

Tahun 2025 menjadi tahun pertama komersialisasi AN L4. TM Forum bersama mitra industri merilis edisi ketujuh "Autonomous Networks White Paper" yang menjelaskan tahapan implementasi, teknologi utama, serta paket solusi untuk AN L4. Dokumen ini memberikan panduan lengkap bagi operator global dalam menerapkan solusi L4. Hingga saat ini, 18 operator terkemuka dunia telah mengumumkan strategi dan target AN L4. Selain itu, evaluasi stabilitas tinggi untuk jaringan inti telah menjadi konsensus industri. Sejak kriteria evaluasi dirilis, enam operator telah memperoleh sertifikasi resmi dari TM Forum.

Dalam satu tahun terakhir, Huawei melalui ICNMaster MDAF berfokus pada peningkatan stabilitas dan efisiensi. Solusi ini menghadirkan arsitektur model hibrida pertama di industri, yaitu Mixture of Models (MoM), memberikan presisi dan efisiensi optimal. Huawei juga meluncurkan agen cerdas untuk manajemen gangguan jaringan dan penanganan keluhan jaringan sehingga mendukung otomatisasi berbasiskan skenario. Setelah satu tahun pengembangan, MDAF telah diterapkan di jaringan 14 operator terkemuka di seluruh dunia. Solusi ini terbukti meningkatkan efisiensi O&M, mempercepat pemulihan layanan, serta meningkatkan pengalaman kerja tim operasional.

Memasuki 2026, ICNMaster MDAF dari Huawei akan terus berinovasi dan memimpin industri. Solusi AN L4 terbaru akan diperkenalkan untuk menjawab tantangan utama operator. Bersama pelanggan dan mitra global, Huawei akan mendorong perkembangan industri AN serta penyempurnaan kriteria evaluasi stabilitas tinggi, guna membantu operator di seluruh dunia mencapai O&M yang efisien dan stabilitas jaringan yang kuat dalam langkah menuju AN L4.


Berita Terkait

HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan
Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru
Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group
Bambu Lab A2L Kini Hadir di Indonesia: Printer 3D Format Besar yang Mudah Digunakan
Mitrade Perpanjang Kerja Sama Sponsor dengan AFA hingga 2027, Seiring Tingginya Antusiasme Piala Dunia di Asia
Osome Bidik Gelombang Baru Perusahaan AI yang Memilih Singapura sebagai Basis Regional
Lianlian DigiTech dan UnionPay International Kembangkan Solusi Pembayaran Berbasis Agen AI untuk Proses Pengadaan Barang dan Jasa Global
Shanghai Electric Tampilkan Robot Berbasis “Embodied Intelligence” dan Solusi Pabrik Cerdas “AI-Native” di WAIC 2026

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:05 WIB

HNS 2026 | Huawei Luncurkan Solusi Xinghe AI Campus Terbaru untuk Afrika Bagian Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:00 WIB

Waaree Renewable Technologies Limited Tandatangani Perjanjian ECI Untuk Memasuki Pasar Energi Terbarukan di Australia dan Selandia Baru

Selasa, 28 Juli 2026 - 04:58 WIB

Pertanian Modern Bertransformasi Menjadi Industri Berteknologi Tinggi: Chairman, Wens Foodstuff Group

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00 WIB

Bambu Lab A2L Kini Hadir di Indonesia: Printer 3D Format Besar yang Mudah Digunakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 02:00 WIB

Mitrade Perpanjang Kerja Sama Sponsor dengan AFA hingga 2027, Seiring Tingginya Antusiasme Piala Dunia di Asia

Berita Terbaru