Laporan Khusus China Matters: Dampak Rumah Kaca Pintar bagi Pembangunan Xinjiang

Avatar photo

- Pewarta

Jumat, 16 Januari 2026 - 15:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

URUMQI, Cina, 16 Januari 2026 /PRNewswire/ — Di Xinjiang, terdapat sebuah rumah kaca pintar yang berdiri di atas lahan seluas 9.000 meter persegi. Dibangun pada tahun 2008, fasilitas ini pernah menjadi rumah kaca tunggal terbesar di wilayah tersebut. Saat ini, rumah kaca tersebut telah dikembangkan dan dibagi menjadi tiga zona fungsional. Zona pertama adalah kawasan tanaman tropis seluas 3.000 meter persegi yang menampung ratusan spesies tanaman tropis yang dipindahkan dari wilayah selatan ke wilayah utara Tiongkok. Fasilitas ini juga berfungsi sebagai satu-satunya basis pendidikan praktik Kelas A di Xinjiang, yang setiap tahunnya menerima lebih dari 50.000 kunjungan pelajar untuk kegiatan edukasi sains dan penelitian.

 
China Matters’ Feature: How Does A Smart Greenhouse Make a Difference in Xinjiang

Zona lainnya berperan sebagai pusat budidaya bunga sekaligus berbasis live streaming untuk penjualan berbagai jenis bunga Clivia serta ratusan jenis bunga lainnya. Penjualan bulanan dari zona ini mencapai lebih dari 100.000 yuan. Pada tahun 2021, dengan koordinasi pemerintah daerah, dibentuklah Swan Hometown Tourism Cooperative yang bertujuan mengubah lebih dari 50 rumah kaca menjadi basis budidaya bunga. Melalui peralihan dari produksi sayuran daun bernilai rendah ke tanaman hias bernilai tinggi, pendapatan tahunan setiap rumah kaca meningkat secara signifikan. Hal ini secara nyata memperbaiki kesejahteraan para pekerja serta memperluas lapangan kerja bagi masyarakat setempat. Transformasi ini memungkinkan keluarga-keluarga lokal untuk memperoleh pekerjaan di daerah asal mereka sendiri tanpa harus merantau, seiring dengan meningkatnya pendapatan. Selain itu, rumah kaca tersebut juga berkembang menjadi pusat pendidikan sains bagi masyarakat.

Perubahan ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi. Lebih dari itu, inisiatif ini menjadi contoh model pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan kesadaran ekologis dengan kemakmuran komunitas. Melalui perpaduan antara penyebaran pengetahuan, penerapan teknologi, dan inovasi pasar, proyek ini telah menyuntikkan energi baru bagi pembangunan lokal. Kisah ini menunjukkan bahwa perencanaan yang visioner serta peningkatan industri yang tepat sasaran mampu memperkuat ketahanan ekonomi, memberdayakan masyarakat, dan menciptakan masa depan yang lebih berkelanjutan bagi wilayah tersebut.

Tautan YouTube: https://youtu.be/DsfLzt_RozU

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:11 WIB

Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”

Berita Terbaru

Memilih kaos branded memang bukan hanya soal merek saja, tetapi juga soal bahan, jahitan, dan ketahanan desain pada kaos tersebut. (Dok. Natgeostore.id)

Bisnis

5 Hal yang Perlu Diperiksa Saat Membeli Kaos Branded

Kamis, 9 Jul 2026 - 13:13 WIB