LEPAS Ubah Konsep “Elegant Driving” Lewat Platform Cerdas LEX

Avatar photo

- Pewarta

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEPAS Defines “Elegant Driving” with Its Intelligent LEX Platform

LEPAS Defines “Elegant Driving” with Its Intelligent LEX Platform

WUHU, Tiongkok, 24 Januari 2026 /PRNewswire/ — LEPAS, merek mobil energi baru (NEV), dirancang untuk pasar global dengan platform cerdas dan strategis, LEX. Sebagai bagian dari ekosistem teknologi global Chery Group, LEX menjadi standar baru bagi platform NEV generasi berikutnya, serta memimpin perkembangan teknologi cerdas mobil secara lintasgenerasi. Dengan platform baru, arsitektur baru, dan pengalaman pengguna yang sepenuhnya baru, LEX secara langsung menjawab berbagai kendala lama—menghapus sistem teknologi cerdas yang terfragmentasi, mengurangi kekhawatiran terkait pengisian daya baterai, serta mendukung transisi antara mesin berbahan bakar minyak dan listrik—sekaligus meletakkan fondasi cerdas bagi LEPAS sebagai Merek Pilihan untuk Gaya Hidup Elegan dan Modern.

LEPAS Defines “Elegant Driving” with Its Intelligent LEX Platform
LEPAS Defines “Elegant Driving” with Its Intelligent LEX Platform

Setelah industri NEV global memasuki tahap persaingan baru, fokus industri kini bergeser dari indikator performa yang terpisah menuju arsitektur elektronik dan kelistrikan (Electronic and Electrical Architecture/EEA), serta pengalaman pengguna yang menyeluruh untuk berbagai skenario. Platform LEX menjawab perubahan ini. Dengan arsitektur elektronik dan kelistrikan EEA 5.1 terbaru, LEX mengadopsi solusi terintegrasi dua zona dan dua pusat guna menghadirkan tiga keunggulan utama: standardisasi perangkat keras, pembaruan perangkat lunak yang berkelanjutan, serta interoperabilitas data yang lancar. Arsitektur tersebut mewujudkan koordinasi yang efisien antara kokpit cerdas, sistem bantuan mengemudi cerdas, dan sistem pengendalian tenaga penggerak (powertrain). Di sisi lain, LEX juga mengatasi persoalan lama berupa sistem elektronik yang terfragmentasi dan kendala pembaruan sistem.

Didukung EEA 5.1, platform LEX mencapai keseimbangan presisi antara keanggunan dan performa berkendara. Disetel oleh tim teknik profesional dari Eropa, sasis cerdas ini memadukan teknologi mutakhir seperti sistem suspensi aktif dan peredam kejut dengan kontrol elektronik. Dipadukan dengan kekakuan torsi bodi sebesar 23.800 N•m/deg—jauh lebih baik dibandingkan kendaraan sekelas—serta desain poros penggerak tiga tahap, mobil dengan platform LEX memberikan kenyamanan berkendara setara limusin dengan pengendalian yang lincah dan penuh percaya diri, menciptakan kesatuan harmonis antara pengemudi dan kendaraan.

Dari sisi sistem penggerak tenaga, LEX mendukung berbagai solusi energi. Mesin pembakaran internalnya mencapai efisiensi termal sebesar 45,79%, dengan konsumsi bahan bakar serendah 4,9 liter per 100 km dalam moda charge-sustaining. Sistem pengisian daya cepat bertegangan tinggi 800V secara signifikan mempersingkat durasi pengisian daya baterai, sedangkan sistem pompa panas dua sumber dengan rentang suhu luas memastikan kinerja andal hingga suhu ekstrem –40°C, sehingga memenuhi beragam kebutuhan penggunaan di berbagai belahan dunia.

Dengan kompatibilitas multi-powertrain dan kemampuan adaptasi global yang kuat, platform LEX mendukung pengembangan cepat untuk mobil listrik murni, tenaga hibrida, serta bentuk energi lainnya. Lebih dari sekadar arsitektur teknis, LEX merupakan definisi sistematis LEPAS atas kategori "Elegant Driving"—menghadirkan pengendalian yang tenang, kenyamanan yang sangat senyap, serta daya jelajah yang andal dan bebas khawatir melalui teknologi cerdas.

Berita Terkait

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem
Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV
World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura
53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia
Cathay FHC Gelar Forum “Climate Finance” Terbesar di Asia, Cetak Rekor Jumlah Peserta, Perkuat Momentum Menuju Transisi Berkelanjutan
Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”
Hisense Hadirkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ yang Lebih Seru dan Imersif dari Rumah
Dialog Tiongkok-Meksiko Bahas Peran Transportasi Rel dalam Pembangunan Kota dan Kerja sama Kebudayaan yang Berkelanjutan

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 05:28 WIB

DJI Uji Teknologi Drone di Puncak Tertinggi Dunia, Dorong Terobosan Pengiriman Logistik, Pemetaan, dan Riset Iklim di Ketinggian Ekstrem

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:21 WIB

Membawa Penggemar Lebih Dekat ke Setiap Momen: Hisense Tingkatkan Pengalaman Menonton FIFA World Cup 2026™ Melalui Inovasi Teknologi Layar TV

Kamis, 9 Juli 2026 - 13:03 WIB

World Offshore Week 2026 Satukan Pelaku Industri Energi, Migas Lepas Pantai, dan Maritim Asia di Singapura

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:21 WIB

53% Pemberi Kerja Kesulitan Menemukan Lulusan yang Siap Menghadapi AI. Studi Baru Petakan Enam Langkah Strategis bagi Indonesia

Kamis, 9 Juli 2026 - 03:11 WIB

Mouser Bahas Masa Depan Robot Humanoid Lewat Episode “Rise of the Robots”

Berita Terbaru

Memilih kaos branded memang bukan hanya soal merek saja, tetapi juga soal bahan, jahitan, dan ketahanan desain pada kaos tersebut. (Dok. Natgeostore.id)

Bisnis

5 Hal yang Perlu Diperiksa Saat Membeli Kaos Branded

Kamis, 9 Jul 2026 - 13:13 WIB