Pendirinya Terlibat Kasus Korupsi PT Timah Tbk, Inilah Profil Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air

Avatar photo

- Pewarta

Selasa, 30 April 2024 - 10:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air. (Facebook.com/@Sriwijaya Air)

Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air. (Facebook.com/@Sriwijaya Air)

BISNISPOST.COM – Mau atau tidak nama maskapai penerbangan Sriwijaya Air ikut terseret dalam berbagai pemberitaan tentang kasus korupsi PT Timah Tbk.

Pendiri Maskapai Penerbangan Sriwijaya Air, Hendry Lie termasuk satu dari lima tersangka baru kasus dugaan korupsi tata kelola niaga timah PT Timah Tbk (TINS).

Penetapan tersangka dilakukan Kejaksaan Agung pada Jumat (26/4/2024) malam.

Kendati demikian, Hendry Lie ditetapkan sebagai tersangka dalam kapasitasnya sebagai pengusaha, sekaligus beneficiary owner PT Tinindo Internusa (TIN).

Tersangka dari perusahaan yang sama yaknni Fandy Lingga (FL) sebagai marketing.

“Berperan untuk pengkondisian pembiayaan kerja sama penyewaan alat peleburan timah.”

Baca artikel lainnya di sini : Bangunan Rusak Akibat Gempa Garut Bertambah: 3 Rumah Rusak Berat, 21 Rusak Sedang, dan 34 Rusak Ringan

“Membentuk perusahaan boneka yaitu CV BPR dan CV SMS,” ujar Dirdik Jampidsus Kejagung RI Kuntadi.

Sejarah Sriwijaya Air

Dikutip dari laman resmi Sriwijayaair.co.id pada Senin pagi (29/4/2024 nama Hendy Lie masih terpampang sebagai salah satu komisaris PT Sriwijaya Air.

Baca artikel lainnya di sini : Kejaksaan Agung Periksa Mantan Dirut PT Sumber Mutiara Indah Perdana dalam Kasus Korupsi Impor Gula

PT Sriwijaya Air merupakan perusahaan swasta yang didirikan oleh Chandra Lie, Hendry Lie, Johannes Bunjamin, dan Andy Halim.

Sriwijaya Air memulai bisnisnya dengan satu Boeing 737-200. Beberapa ahli yang ikut merintis berdirinya Sriwijaya Air adalah:

Supardi, Capt. Kusnadi, Capt. Adil W, Capt. Harwick L, Gabriella, Suwarsono dan Joko Widodo.

Pada tahun 2003, tepat pada Hari Pahlawan tanggal 10 November, Sriwijaya Air memulai penerbangan pertamanya.

Dari Jakarta ke Pangkal Pinang, Jakarta ke Palembang, Jakarta ke Jambi, dan Jakarta ke Pontianak.

Saat ini Sriwijaya Air Group memiliki 48 pesawat Boeing dengan total 53 rute.

Termasuk rute regional Medan-Penang dan rute internasional lainnya.

Guna mengembangkan rute dan pangsa pasar, Sriwijaya Air juga menambah Boeing 737-800 Next Generation (NG) dan Boeing 737-900 Extended Range (ER).

Untuk pemeliharaan armada, Sriwijaya Air memiliki perjanjian dengan Garuda Maintenance Facility (GMF)

GMF menjadi penyedia pemeliharaan terpercaya di Indonesia dengan standar internasional.

Kerja sama ini memberikan Sriwijaya Air keamanan dan kenyamanan optimal.

Selain itu, tim kami di Sriwijaya Air terampil, ramah, dan dapat diandalkan.***

Artikel di atas, juga dìterbitkan di portal berita nasional ekonomi & bisnis Harianinvestor.com

Sempatkan juga untuk membaca berbagai berita dan informasi lainnya di media online Hello.id dan Yogyaraya.com  

Sedangkan untuk publikasi press release di media online ini, atau pun serentak di puluhan media lainnya, dapat menghubungi Jasasiaranpers.com.

WhatsApp Center: 085315557788, 087815557788, 08111157788.

Pastikan juga download aplikasi portal berita Hallo.id di Playstore (android) dan Appstore (iphone), untuk mendapatkan aneka artikel yang menarik.

Berita Terkait

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal
Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026
Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS
Zettabyte Donasikan Komputasi AI dan Perangkat Lunak AI Canggih kepada National Sun Yat-sen University untuk Mengembangkan Talenta AI Taiwan
Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group
Yokogawa Kembangkan Uji Coba Data Center AI Tropis Menjadi Fasilitas Percontohan Berkapasitas Multi-Megawatt
Cambridge Linguaskill Business Bantu Perusahaan Mengambil Keputusan yang Lebih Baik dalam Rekrutmen dan Pengelolaan Tenaga Kerja
“a-nation 2026”, Salah Satu Festival Musik Terbesar Jepang, Siarkan Pertunjukan Secara Gratis di YouTube dan TikTok Avex

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 07:53 WIB

E&R Engineering Siapkan Pabrik Baru di Malaysia: Tingkatkan Kapasitas Produksi Material Kemasan Global dan Layanan Lokal

Senin, 5 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Blokees Gelar Debut Lebih dari 90 Produk Baru di Ajang Wonder Festival Shanghai 2026

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:30 WIB

Sovereign Wealth Fund Institute Umumkan I20 Summit Perdana Bersamaan dengan G20 Leaders’ Summit, Targetkan Penempatan Modal US$5 Triliun di AS

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Zettabyte Donasikan Komputasi AI dan Perangkat Lunak AI Canggih kepada National Sun Yat-sen University untuk Mengembangkan Talenta AI Taiwan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:36 WIB

Toys”R”Us Asia Umumkan Kesepakatan Pengalihan Bisnis di Jepang kepada Pan Pacific International Holdings Group

Berita Terbaru